BENDERRAnews, 19/6/17 (Jakarta): Tujuh tahun menanti, merupakan waktu yang cukup lama. Namun, akhirnya Lilliyana Natsir dan Tontowi Ahmad kini berhasil mewujudkan impian, merebut gelar juara paling bergengsi di kandang sendiri.
Ya, apa lagi kalau bukan “BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017” atau Indonesia Open 2017.
“Terbukti Istora itu yang angker buat kami. Kalau JCC ternyata tidak. Saya bersyukur dengan keterbatasan saya, saat lutut saya belum seratus persen pulih, saya masih bisa,” kata Lilliyana usai pertandingan.
“Lawan hari ini tidak mudah, mereka adalah pasangan muda yang sedang on fire dan andalan Tiongkok. Kami pernah satu kali bertemu dan kalah, kami banyak mempelajari video pertandingan mereka. Puji Tuhan kami bisa menerapkan permainan yang benar, karena poin ketat, tetapi kami bisa bermain fokus,” jelas Lilliyana.
“Gelar ini sangat berarti untuk kami. Kami sudah pernah juara olimpiade, juara dunia, juara All England, tetapi kami belum pernah juara di negeri sendiri,” sebut Tontowi seperti dikutip ‘BeritaSatu.com’.
Liliyana/Tontowi naik podium juara setelah mengalahkan pasangan peringkat satu dunia asal Tiongkok, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan dua game langsung, 22-20, 21-15.
Raihan gelar ini sekaligus mengakhiri “kutukan” gelar di Indonesia Open. Sejak pertama kali berpartisipasi di Indonesia Open tahun 2011, Lilliyana/Tontowi belum pernah menaklukkan ketatnya persaingan di kejuaraan ini.
Keduanya tercatat pernah masuk final pada tahun 2011, namun kala itu mereka dikalahkan Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok).
Setahun kemudian, mereka kembali mencoba peruntungan di laga final. Namun mereka masih belum beruntung dan dihentikan oleh pasangan ganda campuran terbaik Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.
Sempat diragukan karena cedera lutut yang diderita Lilliyana pada akhir tahun lalu, penampilan pasangan ini begitu luar biasa di laga final. Kedua pasangan selalu berkejaran angka hingga saat-saat kritis. Satu sambaran bola tanggung oleh Liliyana memastikan pasangan ini mempersembahkan gelar untuk Indonesia.
Hasil lengkap
Perhelatan kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open 2017 telah berakhir pada Minggu (18/6/17) kemarin.
Indonesia hanya menyabet satu gelar lewat pasangan ganda campuran Lilliyana Natsir/Tontowi Ahmad yang sukses menundukkan unggulan pertama Zheng Siwei/Chen Qingchen dari Tiongkok 22-20, 21-15.
Tiongkok menyabet gelar paling banyak yakni dua lewat ganda putri dan ganda putra. Pasangan ganda putri Chen Qingchen/Jia Yifan menundukkan wakil Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee 21-19, 15-21, 21-10. Sedangkan di nomor ganda putra Li Junhui/Lui Yuchen menundukkan Mathias Boe Carsten Modensen dari Denmark 21-19, 19-21, 21-18.
Kidambi Srikanth dari India menjadi pebulu tangkis pertama asal India yang sukses menyabet gelar super series premier. Atlet berusia 24 tahun ini menjadi juara tunggal putra dengan mengalahkan wakil Jepang, Kazumasa Sakai 21-11, 21-19.
Jepang juga memboyong satu gelar melalui di nomor ganda putri melalui Sayaka Sato. Dia menundukkan Sung Ji Hyun dari Korea 21-13, 17-21, dan 21-14.
Hasil Indonesia Open 2017
1. Ganda Puteri
Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok) vs Chang Ye Na/Lee So Hee 21-19, 15-21, 21-10
2. Tunggal Putra
Kidambi Srikanth (India) vs Kazumasa Sakai (Jepang) 21-11, 21-19
3. Tunggal Putri
Sayaka Sato (Japan) vs Sung Ji Hyun (Korea) 21-13, 17-21, 21-14
4. Ganda Putra
Li Junhui/Lui Yuchen (Tiongkok) vs Mathias Boe Carsten Modensen (Denmark) 21-19, 19-21, 21-18
5. Ganda Campuran
Tontowi Ahmad/Liliyana Natshir (Indonesia) vs Zheng Siwei/Chen Qingchen (Tiongkok) 22-20, 21-15. (B-BS/jr)



