12.2 C
New York
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img

Pilkada !!! Duet petahana Mitra goncang, PDI-P tetap jagokan James

BENDERRAnews, 22/7/17 (Ratahan): Agaknya, duet tangguh Minahasa Tenggara, James Sumendap dan Ronald Kandoli, bakal ‘tamat’.

Ya, ini spekulasi yang terus berkembang belakangan, jelang Pilkada 2018 mendatang di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Salah satu yang memicu duet Mitra ini bergoncang, karena James dinilai mulai jalan sendiri, menggalang kekuatan dari berbagai kalangan, termasuk kaum Mitra perantauan. Dan Ronald merasa ditinggalkan,” ujar Daddy Wurangian, 37 tahun, salah satu aktivis Ormas berdarah Mitra dan sejak lama berdomisili di Jakarta dan Bandung.

Sebagaimana diutarakannya kepada BENDERRAnews, baru-baru ini, Daddy menemukan adanya nuansa menuju ‘pecah kongsi’ dari gelagat James tersebut.

Dan tak mau kalah dengan gebrakan James yang kini sudah mengantongi dukungan PDI Perjuangan, menurutnya, Ronald pun bermanuver.

Sosok yang memang lahir dan besar di wilayah Mitra ini, secara intensif (terbuka dan terlebih tertutup, Red), terus membina kekerabatan kultural bersama sejumlah komunitas, di tanah leluhur, juga perantauan.

Menjadi acuan

Sesungguhnya, duet Mitra yang petahana ini, punya ‘success story’ tersendiri. Beragam prestasi telah diukir bersama. “Dan Mitra kini bisa berdiri sejajar dengan kabupaten maupun kota lainnya di Provinsi Sulut,” tambah Markus Naray, 60, salah satu sosok senior di kalangan Mitra perantauan yang pernah melanglangbuana ke Timur Tengah dan tinggal lama di Amerika Serikat.

Nah, keberhasilan mereka memimpin Kabupaten Minahasa Tenggara, menurut Markus dan Daddy, sebetulnya menjadi acuan dan jaminan bagi James Sumendap (Bupati Mitra) bersama Ronald Kandoli (Wakil Bupati Mitra), untuk paling diunggulkan menghadapi Pilkada 2018.

Tegasnya, duet ‘incumbent’ (petahana, Red) ini merupakan calon kuat, dalam perhelatan lima tahunan (Pilkada) 2018.

Berduet atau ‘berduel’

Namun, kini muncul pertanyaan yang sangat menggelitik di benak masyarakat Mitra, masihkah JS-RK “berduet”. Atau sebaliknya mau “berduel” di pilkada mendatang?

Koresponden BENDERRAnews di Mitra, Joudy Bolung, melaporkan, petahana James Sumendap sejak jauh-jauh hari telah ditetapkan PDI-P sebagai calon tunggal Mitra I.

“Hal ini tidak lepas, selain dari hasil survey internal PDI-P, juga karena segudang prestasi yang beliau cetak selama menakhodai Mitra,” tutur Sammy Waas, 50, wiraswastawan asal Mitra.

Bayangkan, lanjutnya, baru setahun memimpin, langsung bisa mengeluarkan Mitra dari “disclaimer” (catatan kinerja keuangan menurut BPK, Red). Lalu, tahun kedua Mitra mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK RI. Sedangkan tahun ketiga, predikat WTP dapat dipertahankan.

“Ini hebat. Keberhasilan James Sumendap membuat dia sangat layak dua periode, sebab tidak ada pemimpin yang seberani dia ‘membongkar’ dan membangun Mitra”, ujar Letjen TNI Pur Johny Lumintang, tokoh masyarakat terkemuka Mitra, yang kini dipercayakan sebagai Dubes RI di Filipina.

Lumintang yang notabene merupakan tokoh penggerak pembangunan Mitra memang punya pandangan positif terhadap James, tetapi juga terhadap Ronald.

“Semua keberhasilan pembangunan yang dicapai Mitra, tidak dipungkiri berkat kerjasama yang baik dan kekompakkan pasangan duet JS-RK (James Sumendap-Ronald Kandoli),” timpal John Sahelangi salah satu tokoh masyarakat Mitra.

Guncangan kencang

Kini, kekompakan dan kemesraan duet petahana JS-RK ini diakui terguncang, seiring mulai munculnya bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang lain. Khususnya pada posisi Balon Mitra 2, tampak guncangannya sangat kencang terasa.

Ini bermakna, barangkali ada Balon Mitra 2 yang ‘diingini’ James mendampinginya kelak. Tapi, juga Ronald diperkirakan sudah merasa bisa maju (jadi Mitra 1, Red), dan kepadanya telah ditawarkan beberapa alternatif Mitra 2

“Bukti kerja nyata James di periode perdana memimpin dan SK Calon Tunggal Mitra 1 dari PDI-P, agaknya menjadi daya tarik kuat para Balon Mitra 2 untuk bertarung dan mendapat posisi mendampingi James,” ungkap sejumlah politisi di lingkup DPRD Mitra yang dikompilasi BENDERRAnews.

Lalu, tercuatlah nama-nama dari internal partai yang santer disebut-sebut mau mendampingi James. Antara lain Taviv Watuseke (Ketua DPRD Mitra), Vocke Ompi (Ketua Fraksi PDI-P DPRD Mitra), Semuel Montolalu (Sekretaris DPC PDI-P Mitra), hingga Corry Kawulusan (Ketua Komisi A DPRD Mitra).

Sedangkan, dari lingkup eksternal, ada nama Tonny Hendrik Lasut(Wakil Ketua DPRD Mitra yang juga Ketua DPD II Golkar Mitra).

Sementara itu, ketika ditanya soal peluang Ronald Kandoli untuk diusung kembali oleh PDI-P mendampingi James Sumendap, menurut Sem Montolalu, asalkan yang bersangkutan mendaftar dan berkomitmen untuk partai, serta hasil surveinya diatas 33 persen, kesempatan masih sangat besar.

PDI-P memang sudah punya garis tersendiri khusus terhadap Mitra. Yakni, hanya melakukan penjaringan Balon Wakil Bupati. Sebab untuk Balon Bupati, sudah ditetapkan sebagai calon tunggal, yakni James Sumendap, yang juga Ketua DPC PDI-P Mitra. (B-jb/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles