BENDERRAnews, 11/8/17 (Malang): Karya nyata unggulan dari para insan muda ilmiah untuk kepentingan masyarakat semakin beragam saja.
Kali ini, lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan untuk mengabdi kepada masyarakat demi memperbaiki keadaan desa kurang sejahtera, lahir inovasi bermanfaat
Dilaporkan, KKN UMM tahun ini disebar di desa-desa di beberapa kabupaten di Jawa Timur (Jatim). Salah satunya di desa Tulungrejo, Ngantang, Kabupaten Malang oleh Kelompok KKN 18 UMM.
Ketua Kelompok KKN 18 UMM, Dicky Alreandy, mengatakan, program yang diberikan untuk masyarakat sangat beragam. Salah satunya, pengolahan sampah plastik menjadi paving.
“Sampah sudah menjadi sebuah momok yang menghantui setiap kota yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, kami menguji coba limbah plastik sebagai bahan dasar paving ramah lingkungan,” kata Dicky di Ngantang, Malang, Jumat (11/8/17) sebagaimana dilansir ‘BeritaSatu.com’.
Disebutnya, program pengolahan sampah plastik tersebut berawal dari kepedulian para mahasiswa KKN 18 UMM terhadap sampah plastik yang kurang dimanfaatkan oleh warga Desa Tulungrejo.
“Paving yang kami ciptakan tidak kalah kualitasnya dengan paving yang dijual di pasaran, selain kuat paving yang memanfaatkan limbah plastik ini juga anti air dan bahan baku mudah untuk didapat,” jelasnya.
Ketua Divisi Lingkungan Kelompok KKN 18 UMM, Rinaldy Rasyid, mengatakan, cara pengolahan sampah plastik menjadi paving cukup mudah, hanya dengan membakar sampah plastik hingga meleleh kemudian dituangkan ke dalam cetakan paving yang terbuat dari besi.
“Sampah yang dibakar sebelumnya harus melalui proses pencucian dan pengeringan terlebih dahulu, agar tidak ada sisa-sisa tanah yang menempel,” demikuan Dicky Alreandy. (B-BS/jr)



