17.4 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

spot_img

Kolaborasi !!! Perusahaan terbesar kedua di dunia bekerjasama dengan Lippo Group, garap investasi di berbagai negara

BENDERRAnews, 10/10/17 (Jakarta): Pengembangan investasi di berbagai bidang yang menjadi core bussines-nya terus digencarkan pihak Lippo Group.

Bahkan kini mereka menjalin kerjasama dengan pihak China Merchants Group (CMG), sebuah badan usaha nomor dua terbesar di dunia untuk mengembangkan usaha di bidang kesehatan, khususnya pembangunan fasilitas kesehatan.

Tak tanggung-tanggung, kerja sama kedua badan usaha terbesar ini akan dimulai dengan nilai investasi bernilai di atas US$ 1 miliar.

Penandatanganan nota kesepakatan kerja sama Lippo dan CMG dilaksanakan di Mochtar Riady Institute for Nanotechnology (MRIN) Lippo Karawaci, Tangerang, Banteng, Senin (9/10/17) lalu, dihadiri antara lain Founder Lippo Group Mochtar Riady, Chairman CMG, Li Jianhong, dan CEO Lippo Group James Riady.

Lebarkan sayap

James Riady mengatakan Lippo akan melebarkan sayap ke berbagai negara, terutama dalam bidang perumahsakitan. Di Tiongkok, Lippo telah membangun satu rumah sakit dan 10 klinik.

Selain di Tiongkok, Lippo juga telah membangun 12 rumah sakit di Jepang, empat rumah sakit di Myanmar, 100 klinik di Singapura yang melayani 1,4 juta penduduk negara itu, dan di Vietnam.

“Lippo Group memiliki rumah sakit yang mendapatkan expertise cukup baik, karena itu kerja sama dengan CMG ini, kita akan membuka beberapa rumah sakit lagi di Tiongkok,” kata James Riady seusai penandatanganan nota kerja sama tersebut.

Rumah sakit yang rencananya dikembangkan di Tiongkok ialah rumahsakit spesialis, seperti jantung, otak, khusus orang tua, dan rumah sakit umum.

Disebut James, penduduk Indonesia terbesar keempat di dunia dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus dan ada banyak lagi kebanggaan yang perlu diekspose keluar untuk dikenal dunia internasional. Salah satunya ialah bidang layanan kesehatan yang dimiliki Lippo, seperti Siloam Hospitals, dimana kualitasnya tak kalah bersaing dengan rumah sakit besar lain di luar negeri.

“Kami akan lebarkan sayap dengan membawa bendera Indonesia ke luar negeri,” kata James.

Pengembangan kota baru

James mengungkapkan, Lippo dan CMG telah menjajaki kerja sama tersebut selama 2-3 tahun terakhir dan baru pada hari ini dilakukan penandatanganan nota kerja sama di antara kedua pihak.

Dikatakannya, CMG merupakan  badan usaha terbesar di dunia dengan kepemilikan aset mencapai lebih dari US$2 triliun.

Perusahaan ini terkenal di bidang pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan kapal, kota baru, dan memiliki bank terbesar di dunia dengan aset keuangan bank lebih dari US$ 1 triliun.

“Dengan semua kekuatan bisnis yang dimiliki CMG digabung dengan Lippo dan berpatungan, maka kami akan kembangkan kerja sama, tidak hanya bidang kesehatan, tetapi juga pengembangan kota baru dan infrastruktur. Indonesia butuh pembangunan banyak pelabuhan dan CMG salah satu terbesar di dunia. Semoga kita bisa tarik dia untuk kerja sama,” kata James seperti dilansir ‘Suara Pembaruan’ yang dicuplik ‘BeritaSatu.com’.

Pada tahap pertama, kerja sama dengan CMG khusus dalam bidang kesehatan. Tahap selanjutnya dalam bidang pengembangan kota baru dan pembangunan infrastruktur.

Pada kesempatan yang sama, Mochtar Riady mengatakan CMG merupakan perusahaan yang sangat berpengaruh di dunia, terutama dalam pembangunan infrastruktur.

“Dengan kerja sama ini diharapkan CMG dan Lippo bisa saling melengkapi. CMG bisa membantu pembangunan infrastruktur untuk mendukung usaha Lippo, baik di Indonesia maupun Tiongkok,” kata Mochtar Riady.  (B-SP/BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles