BENDERRAnews, 18/10/17 (Tangerang): Marc Maruquez, pebalap andalan Honda yang Juara Dunia MotoGP, mengatakan, untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi atau SIM sepeda motor di negaranya sangat sulit, karena harus melewati beberapa tahap.
Dijelaskan dia, remaja usia 16-18 tahun di Spanyol baru boleh mengikuti tes uji SIM untuk motor 50cc. Untuk mengendarai motor 125cc, usia minimal adalah 19 tahun.
“Kita dapat diizinkan untuk mengikuti tes uji SIM motor besar usia 22 tahun,” kata pembalap Repsol Honda itu dalam sebuah event di hotel Santika Premiere, ICE BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (17/10/17).
Marquez menjelaskan tes mengunakan motor besar persyaratannya sangat sulit. Selain soal keahlian, tesnya juga ditujukan untuk menjadikan pengendara yang bertanggung jawab saat berlalulintas dan tidak asal kebut-kebutan.
Uniknya, Marquez bukan hanya mengendarai motor besar, tetapi dia malah sudah menjadi juara dunia MotoGP dengan motor 1.000cc pada 2013 atau ketika dia baru berusia 20 tahun.
Pembalap Spanyol itu mengatakan sangat menikmati karirnya dalam balapan dan selalu mendapat sensasi menakjubkan saat melintasi garis finis paling depan. Apalagi ketika menjadi juara dunia kelas premier pada 2013, 2014, dan 2016.
“Dengan bertambahnya gelar juara maka pengalaman yang menyenangkan pun juga ikut bertambah,” ujar Marc Marquez, yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 11 poin. (B-BS/jr)



