BENDERRAnews, 5/11/17 (New York): Jeff Bezoz, CEO Amazon, yang baru saja dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia menggeser Bill Gates ke posisi kedua, telah menjual sahamnya senilai lebih dari US$ 1 miliar.
Penjualan itu diketahui dari laporan keterbukaan yang dirilis Jumat (3/11/17) lalu. Total, Bezos melepas satu juta lembar saham senilai US$1.097.803.365 (Rp 14,8 triliun).
Ini bukan pertama kalinya dia melepas saham dalam jumlah besar. Mei lalu, dia menjual lebih dari 1 juta lembar saham, demikian juga pada Agustus 2016.
Bahkan setelah serangkaian penjualan itu, Bezos secara pribadi masih memiliki sekitar 16% saham Amazon, yang dia dirikan pada 1994.
Kepemilikan saham Bezos membuatnya mampu menggusur pendiri Microsoft Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia, menurut indeks triluner Bloomberg.
Kekayaannya melonjak tajam pekan lalu ketika saham Amazon melesat naik 13,5% setelah laporan pendapatan yang memuaskan. Karena punya saham dalam jumlah besar, kekayaan Bezos naik lebih dari US$ 10 miliar menjadi lebih dari US$ 90 miliar (Rp 1.214 triliun).
Sebagai perbandingan, kekayaan Bill Gates sekarang sekitar US$ 88 miliar.
Ke mana dana segar hasil penjualan saham itu akan digunakan? Salah satu kemungkinan adalah perusahaan antariksa komersial Blue Origin yang dia dirikan. Awal tahun ini Bezos mengatakan bahwa dia akan menjual saham Amazon senilai US$ 1 miliar per tahun untuk mendanai perusahaan itu.
Blue Origin didirikan lebih dari satu dekade silam, namun belum mampu menjalani misi antariksanya yang pertama.
Tujuan awalnya ialah mengirim wisatawan ke ruang angkasa dengan roket semi orbit bernama New Shepherd. Sejauh ini, Blue Origin baru menjalani uji coba peluncuran tanpa awak. Bulan lalu, CEO Blue Origin Bob Smith mengatakan penerbangan perdana dengan awak ditargetkan terlaksana pada April 2019. Demikian ‘CNN Money’ seperti dilansir ‘BeritaSatu.com’.
Kisah jadi terkaya
Pendiri Amazon.com Inc, Jeff Bezos, menjadi orang terkaya di dunia melewati Bill Gates, pendiri Microsoft. Saat ini, Bezos tercatat memiliki kekayaan sebesar US$ 93,8 miliar, lebih tinggi US$5,1 miliar dari Gates, menurut Bloomberg Billionaire Index.
Tetapi, Bezos tidak dilahirkan dari keluarga kaya. Bezos lahir pada 2 Januari 1964 dari keluarga yang serba kekurangan. Ibunya, Jacklyn Gise, melahirkan Bezos saat masih berusia 16 tahun.
Ayah kandungnya, Ted Jorgensen, saat itu baru berusia 18 tahun. Ted merupakan seorang pemabuk yang bekerja di sebuah toko dengan gaji US$1,25 per jam.
Ketika Bezos baru berusia 17 bulan, orangtuanya bercerai dan ibunya menikah lagi dengan Miguel Bezos pada 1968. Miguel seorang imigran dari Kuba yang tidak lancar berbahasa Inggris.
Miguel akhirnya mengadopsi Jeff dan akhirnya menyandang nama Jeffrey Preston Bezos.
Saat tumbuh dewasa, Bezos sering menghabiskan musim panas di peternakan kakeknya di Texas. Di sana, dia belajar memperbaiki kincir angin, memvaksin hewan, dan pekerjaan lain.
Di sekolah, Bezos merupakan anak yang cerdas dan akhirnya masuk kuliah lebih awal di Princeton. Cita-cita Bezos tadinya menjadi fisikawan teoretis.
Setahun memasuki masa kuliahnya, Bezos mendapatkan pencerahan. Dia menemukan penelitian mengenai pertumbuhan internet yang pesat. Dia terinspirasi membuat toko buku online dengan jutaan judul.
Saat Bezos berusia 30 tahun dan usia pernikahannya baru setahun, Jeff mengatakan pada istrinya, Mackenzie, dia akan berhenti dari pekerjaannya dan membuat startup.
Mackenzie merestui keinginan Bezos. Boss dari Bezos saat itu tidak setuju karena karir Bezos di sektor keuangan sudah bagus. Tetapi Bezos tetap mengambil risiko.
Ketika Amazon pertama kali berdiri, perusahaan itu hanya menjual buku. Dan Bezos terkadang mengantar sendiri buku pesanan pelanggan ke kantor pos dengan mobil tuanya.
Bezos lalu menyurvei pelanggannya, barang apa yang mereka inginkan dari Amazon. Jawabannya ternyata banyak sekali.
“Orang-orang termotivasi oleh kenyamanan. Hal itu yang memicu ekspansi ke semua kategori, barang elektronik hingga pakaian, dan lain-lain,” kata Bezos dalam sebuah wawancara pada 2016.
Saat ini, Amazon menjual hampir semua barang, dari tisu toilet hingga mebel.
Saat penawaran umum saham perdana, Amazon divaluasi sekitar US$400 juta pada 1997 dan kini, Amazon memiliki kapitalisasi pasar lebih dari US$500 miliar.
Bezos merupakan orang yang tidak takut terjun ke hal asing baginya dan selalu optimistis terhadap masa depan. Bagi Bezos, kepuasan pelanggan yang utama.
Amazon berekspansi ke dunia penyiaran lewat Amazon Prime, sebuah layanan program televisi premium yang hanya disiarkan secara online. Salah satu filmnya, Transparent, mendapatkan penghargaan Golden Globe dan Emmy.
Pada tahun 2013, Amazon lewat Nash Holdings LLC, mengakuisisi Washington Post senilai US$250 juta. Amazon juga mengakuisisi Zappos, Twitch, dan yang terkini, Whole Foods pada Agustus lalu. Bezos juga memiliki investasi di Twitter dan Basecamp.
Tidak puas menguasai internet dan sektor ritel, Bezos ingin terus melebarkan sayapnya hingga ke luar angkasa (secara harfiah). Bezos mendirikan Blue Origin, sebuah perusahaan yang bertujuan untuk membuat pariwisata ke luar angkasa terjangkau.
“Jika saya berumur 80 tahun nanti, saya ingin melihat ke belakang dan meninggalkan untuk generasi berikutnya sebuah ledakan kewirausahawanan luar angkasa yang luar biasa besar,” katanya optimistis, seperti ditayang ‘CNBC’.
Lewati Bill Gates
Sebelumnya dari New York, seperti dilaporkan ‘Bloomberg ‘, kenaikan saham Amazon.com Inc pada perdagangan Jumat (27/10/17) lalu di Wall Street membuat Jeff Bezos, 53 tahun, pendiri Amazon, menjadi orang terkaya di dunia, melewati pendiri Microsoft Bill Gates, 61, yang menduduki posisi puncak selama empat tahun terakhir.
Kekayaan Bezos naik US$10,4 miliar dolar akibat naiknya saham Amazon sebesar 13 persen Jumat lalu, tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir. Naiknya saham Amazon karena laporan keuangan perusahaan e-commerce itu melebihi ekspektasi analis.
Pendapatan Amazon pada kuartal-III naik 34 persen menjadi US$43,7 miliar, melebihi ekspektasi analis di kisaran US$42,19 miliar. Hingga akhir tahun, Amazon mengincar pendapatan US$56 miliar-US$60,5 miliar, atau pertumbuhan 28 persen-38 persen dibanding pencapaian 2016.
Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, Bezos tercatat memiliki kekayaan sebesar US$93,8 miliar, lebih tinggi US$5,1 miliar dari Gates, menurut Bloomberg Billionaire Index yang memantau kekayaan 500 orang terkaya di dunia.
Sepanjang tahun ini, kekayaan Bezos bertambah US$28,5 miliar. Sementara itu, kekayaan Gates tahun ini bertambah sebesar US$6,3 miliar, bahkan setelah dia mendonasikan US$4,6 miliar ke Bill & Melinda Gates Foundation Agustus lalu. (B-BS/jr)



