3.4 C
New York
Wednesday, February 25, 2026

Buy now

spot_img

Duh !!! Zidane terjepit usai tersingkir di Copa, Ronaldo berharap Madrid juara Liga Champions?

BENDERRAnews, 26/1/18 (Madrid): Kursinya ‘panas’. Ya, memasuki tengah musim 2017-2018, kursi Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid makin terancam. Pelatih asal Perancis itu berpotensi dipecat pada akhir musim ini.

Pasalnya, Real Madrid berada di peringkat keempat klasemen sementara Liga Spanyol. Mereka berjarak 19 poin dengan Barcelona yang kokoh di puncak. Suatu jarak yang memalukan para fan.

‘Los Blancos’ perlu berusaha keras pada sisa musim ini untuk mengejar Barcelona. Namun hal tersebut tentu tak akan mudah, mengingat Barcelona yang terus melaju kencang.

Keadaan makin menekan Zidane kala Real Madrid terdepak dari Copa del Rey.

Di luar dugaan, raksasa Liga Spanyol ini kalah 1-2 dari tim ‘semenjana’, Leganes, pada leg kedua perempat final di Santiago Bernabeu, sehingga tersingkir meskipun agregat 2-2. Leganes unggul agresivitas di kandang lawan.

Sementara Barcelona dengan gagah perkasa melumat Espanyol, klub sekota yang lebih kuat dari Leganes, dengan skor 2-0 di Camp Nou, tadi dinihari, ditandai dengan gol ke-4000 Barca hasil sepakan Lionel Messi, serta tampil perdananya Phillipe Countiho.

Coba optimistis

Mengetahui keadaan pelatih dan klubnya tersebut, Cristiano Ronaldo Ronaldo mencoba optimistis dan memberi solusi. Mantan winger Manchester United tersebut meminta, Real Madrid harus fokus mempertahankan gelar Liga Champions.

“Jika kami bisa memenangi Liga Champions pada akhir tahun, itu akan menjadi hal yang luar biasa,” ucap Ronaldo dilansir ‘BolaSport.com’ dari Express.

Ronaldo pun menyadari Real Madrid memulai Liga Spanyol pada musim di dengan buruk.

“Kami harus terus berusaha,” ujar Ronaldo menegaskan.

Bale Senang atas Sambutan Positif Suporter Real Madrid

Pemikiran Ronaldo memang beralasan kuat, karena musim ini harapan Real Madrid untuk meraih trofi hanya pada Liga Champions. Ronaldo cukup yakin dalam ajang ini karena dia tercatat sebagai top scorer.

Namun, Ronaldo dkk meski waspada karena pada babak 16 besar Real Madrid akan berhadapan dengan raksasa Liga Perancis, Paris Saint-Germain (PSG). Klub ibu kota Paris tersebut memiliki sepak terjang apik, terutama karena keberadaan Neymar, sosok yang ditakuti barisan pertahanan Madrid tatkala masih berseragam Barcelona.

Jika Real Madrid gagal melewati hadangan PSG, hampir dapat dipastikan ‘Los Blancos’ tanpa trofi pada musim ini. Dengan demikian, riwayat Zidane di Bernabeu pun bakal tamat.

Minta maaf

Melihat kondisi ini, mantan penyerang Real Madrid, Emilio Butragueno, tak menyangka ‘Los Blancos’ kalah dari Leganes pada leg kedua perempat final Copa del Rey. Hal ini membuat Real Madrid gagal melangkah ke babak empat besar.

Dalam duel di Santiago Bernabeu, Rabu (24/1/18) atau Kamis dini hari WIB, Real Madrid kalah 1-2. Hasil negatif itu membuat Real Madrid tersingkir setelah kalah agresivitas gol tandang meski secara agregat skor imbang 2-2.

Butragueno, yang juga mantan Wakil Presiden Real Madrid, mengatakan, atmosfer tim tak bagus setelah kembali mengalami kekalahan.

Direktur Relasi Institusional Real Madrid, Emilio Butragueno.

“Hasil ini tak seperti yang kami harapkan atau sesuatu yang pemain bisa dapatkan,” ujar Butragueno seperti dilansir BolaSport.com dari Marca.

 “Kami harus memikirkan ini dan belajar dari hal tersebut,” kata pria yang sekarang berusia 54 tahun tersebut.

Butragueno pun meminta maaf kepada fans Real Madrid.

“Sangat logis jika fans bersedih dan kami minta maaf pada mereka,” kata Butragueno.

“Kami selalu ingin membuat mereka bangga dan pemain berusaha melakukan hal tersebut,” demikian sang legenda, Emillio Butragueno, yang dulu dijuluki sebagai ‘burung nazar’, sebagaimana dilansir ‘Kompas.com’. (B-KC/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles