BENDERRAnews, 14/4/18 (Cikarang): Sepakbola kini telah berubah menjadi industri sekaligus arena sport toursim terbanyak menyedot wisatawan penggila olahraga dunia. Mahalnya pemain profesional sekaliber Lionel Messi, Neymar Jr, Cristiano Ronaldo dkk yang mencapai di atas tiga triliunan rupiah, membuat cabang olahraga ini semakin menarik dikembangkan oleh para pengembang dunia.
Meikarta, sebuah kota serba modern yang disebut-sebut memiliki infrastruktur terlengkap se-Asia Tenggara, diketahui memiliki rencana strategis membangun berbagi fasilitas terbaik kelas dunia, bukan cuma sekedar hunian. Di kawasan Cikarang, Bekasi, Jawa Barat ini, oleh Lippo Group bakal disulap menjadi sebuah teritori internasional, lengkap dengan gedung konser kaliber global, taman wisata berupa central park dilengkapi danau hingga kebun binatang, sentra teknologi maupun perpustakaan raksasa, hingga areal stadion olahraga.
Ya, fasilitas dan infrastruktur yang lengkap termasuk di dalamnya sistem keamanan berbasis teknologi digital yang diterapkan di Kota Meikarta. Menjadikan kota baru di Cikarang ini bakal muncul sebagai kota yang menjadi incaran perusahaan-perusahaan internasional.
Sampai saat ini sudah beberapa perusahaan internasional yang datang berkunjung ke proyek Kota Meikarta.
Diincar Arsenal
Salah satu yang paling fenomenal ialah kunjungan salah satu klub sepak bola terkenal dan paling mahal di dunia, yakni Arsenal.
Dalam pertemuan ini hadir langsung perwakilan Arsenal, Guy Plumbly dan Georgia Jackson untuk membahas kerja sama dengan pihak Meikarta di Cikarang, Jawa Barat, baru-baru ini.
Baik pihak Arsenal maupun Meikarta terlihat serius membahas beberapa butir kerjasama, yang belum bisa diekspos kepada publik.
Tetapi yang pasti, ini bisa saja berhubungan dengan pembangunan stadion berkapasitas olimpiade atau piala dunia, karena ini belum dimiliki sama sekali oleh Indonesia.
Perusahaan kelas global lainnya yang telah berkunjung ke Meikarta ialah e-Shang Redwood (ESR). ESR merupakan sebuah perusahaan terkemuka di bidang pendanaan logistik asal Hong Kong.
Tindak lanjut kerja sama ini, Meikarta tengah menyiapkan kawasan pergudangan seluas 2,000,000 meter persegi yang nantinya diperuntukan untuk pergudangan.
Kawasan pergudangan itu digunakan untuk perusahaan e-commerce, retail dan logistik di Meikarta.
Pengembang kelas dunia
Untuk mewujudkan itu, Pihak ESR menyiapkan dana sebesar USD 455 juta. ESR merupakan perusahaan pengembang real estate yang telah beroperasi di Tiongkok, Jepang, Singapura dan Korea Selatan.
Salah satu klien mereka adalah DHL. Pendanaan ESR didukung sejumlah investor terkemuka di dunia, diantaranya Morgan Stanley dan Warche Pincus. Hadir dalam pertemuan tersebut dari Pihak ESR antara lain Executive Director Pan Hongbin, Project Director Liu Yinhong, dan Manajer ESR Michael De-Jong.
ESR menyebut proyek Kota Meikarta sebagai kota masa depan yang siap bersaing dengan kawasan kota-kota modern di Amerika, Eropa, dan Singpura. ESR memiliki pengalaman sejak 2011 membuktikan perusahaan ini telah menggerakan perdagangan di banyak negara.
Selanjutnya, ESR memproyeksikan Meikarta yang berada pada kawasan strategis dan dengan infrastruktur terlengkap, akan mempermudah akses logistik global dan meningkatkan perekonomian Indonesia.
Didatangi WTC
Perusahaan dunia lainnya yang telah berkunjung ke Meikarta ialah World Trade Centre Association (WTCA).
Jalinan kerjasama ini ditandai dengan kunjungan langsung WTCA ke Proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat, yang dihadiri langsung Vice President WTCA Asia Pacific, Scott Wang.
Dalam kunjungan yang dilakukan pada Desember 2017, perusahaan investasi properti asal New York, Amerika Serikat, ini menjajaki kerjasama untuk membangun sejumlah gedung sebagai pusat bisnis di Meikarta.
Lembaga pendidikan
Meikarta tidak hanya menarik institusi-institusi bisnis untuk berkunjung dan menanamkan investasinya disini, bahkan lembaga pendidikan yang terkenal di dunia pun telah menaruh kepercayaan kepada Meikarta.
Beberapa lembaga pendidikan itu tak mau ketinggalan berkunjung ke Meikarta. Salah satunya ialah Tilburg University. Lembaga pendidikan asal Belanda ini juga mengunjungi Meikarta untuk membuka kerjasama yang strategis antar kedua belah pihak.
Bila lembaga pendidikan kelas dunia saja berkunjung ke Meikarta, tidak mengherankan bila Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), MURATA, NAGASE & CO., LTD, Siemens, dan Sophia Antipolis sudah lebih dulu datang berkunjung dan menyiapkan kerja sama.
Insitusi bisnis dan lembaga pendidikan kelas dunia yang datang dan menaruh kepercayaan kepada Meikarta sebagai kota masa depan Indonesia, menunjukkan betapa Meikarta memang dibangun untuk menjadi kota modern bertaraf internasional dengan fasilitas dan infrastruktur terlengkap di Asia. Sebuah kota modern yang akan mewujudkan standard baru bagi kualitas hunian dan kehidupan bermutu.
Informasi seputar Meikarta juga dapat dilihat melalui instagram meikarta @themeikarta. Demikian ‘Sindonews.com’ memberitakan. (B-SN/jr)



