BENDERRAnews, 27/4/18 (Jember): Ungkapan terimakasih mencuat dari pemerintah bersama masyarakat setelah Pendiri sekaligus Chairman Lippo Group didampingi CEO Lippo Group, James T Riady, meresmikan superblok terbesar di kota itu, Kamis (26/4/18) kemarin.
“Ini membanggakan kami dan superblok dengan segala fasilitas publiknya sangat membantu kami memenuhi banyak kebutuhan warga, baik itu kesehatan hingga konsumsi,” kata Sobari Wijaya, 37 tahun, seorang warga Jember yang sehari-harinya menarik ojek ‘online’.
Ya, betapa tidak, Kabupaten Jember dan sekitarnya pada Hari Kamis (26/4/18) itu, memiliki Rumah Sakit Siloam Jember dan Lippo Plaza Jember juga beberapa fasilitas lainnya yang tergabung dalam konsep Superblok, dimana semuanya resmi beroperasi.
Bupati Jember pun tak bisa menyembunyikan apresiasinya kepada Lippo Group yang telah berinvestasi triliunan rupiah di daerahnya, dimana secara otomatis memberikan dampak multiplyer effects kepada peningkatan daya serap tenaga kerja lokal maupun usaha mikro serta daya beli masyarakat.
Bernilai Rp1 triliun
Dilaporkan, superblok dengan total investasi senilai Rp1 triliun ini diharapkan mampu berpartisipasi dalam memajukan ekonomi Kabupaten Jember.
Pendiri dan Chairman Lippo Group, Mochtar Riady meresmikan secara langsung Rumah Sakit Siloam dan Lippo Plaza Jember ini bersama Bupati Jember Faida.
“Saya ingin supaya di Jember ini kita bisa ikut serta dalam pembangunan ekonomi,” ujar Mochtar Riady dalam sambutannya.
Jember Icon
Kedua bangunan yang didirikan di atas tanah seluas 119.161 meter persegi itu merupakan bagian dari Jember Icon.
Julukan tersebut disematkan lantaran tempat ini nantinya turut menyediakan berbagai fasilitas modern bertaraf internasional, seperti rumah sakit, fasilitas pendidikan sekolah, pusat perbelanjaan, dan gaya hidup, serta fasilitas hotel berbintang.
“Selain pendidikan, kesehatan juga turut jadi faktor penyebab kemiskinan. Untuk itu, kita bangun rumah sakit,” ujar Mochtar Riady.
Kedua ikon terbesar Jember ini tercatat telah berhasil menyerap tenaga kerja lokal sejumlah 1.421 orang dan diprediksi akan terus bertambah.
(B-BS/jr)



