BENDERRAnews, 3/5/18 (Jakarta): Divisi Bisnis Lippo Group yang bergerak di sektor jaringan internet dengan total pelanggan 2,034 juta rumah (home passed) dan terus melonjak, yakni PT Link Net Tbk, berhasil meraih keuntungan Rp266 miliar sepanjang tiga bulan pertama 2018. Ini berarti naik 12,8 persen dibandingkan periode sama tahun 2017 sebesar Rp235,8 miliar.
Dilaporkan, selama kuartal pertama tahun 2018 PT Link Net Tbk (LINK) membukukan pendapatan sebesar Rp907 miliar atau naik 12,1 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp809,1 miliar.
Perseroan juga membukukan laba usaha di kuartal I 2018 sebesar Rp360 miliar atau naik 13,4 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp317,46 miliar.
Tambah jumlah pelanggan
Sementara itu, rata-rata pendapatan per pelanggan (Average Revenue per User/ARPU) pada kuartal I 2018 dapat dipertahankan pada tingkat tertinggi Rp421 ribu per bulan.
Sedangkan tingkat churn dapat ditekan menjadi 2,3 persen dari kuartal sebelumnya sebesar 2,4 persen.
Perseroan juga berhasil menambah jumlah pelanggan sebanyak 10,4 ribu pelanggan, atau naik sebesar 11 persen dibandingkan kuartal IV 2017.
Selanjutnya, perseroan terus memperluas cakupan jaringannya dan berhasil menambah 34 ribu rumah terkoneksi baru menjadi 2,034 juta rumah (home passed).
Marjin laba bersih
ertumbuhan marjin juga berlanjut pada kuartal I 2018. Marjin laba bersih perseroan meningkat menjadi 29,4 persen dari 29,2 persen pada kuartal I 2017.
Kemudian, marjin laba usaha perseroan juga turut meningkat dari 39,2 perseb menjadi 39,7 persen.
“Pencapaian kinerja perseroan yang kuat pada kuartal pertama tahun 2018 telah turut meletakkan dasar untuk tahun 2018. Perseroan saat ini sedang bekerja membangun momentum dan atas dukungan kinerja usaha yang solid dan konsisten para investor dapat mengharapkan pencapaian kinerja keuangan yang kuat untuk tahun buku 2018,” kata Direktur Utama dan CEO Link Net, Marlo Budiman dalam keterangan, kemarin, sebagaimana dilansir ‘indotelko.com’.
Sebagaimana diketahui, di 2017 Link Net berhasil membukukan pendapatan Rp3,4 triliun dengan laba bersih Rp1 triliun.
Sedangkan tahun ini, perusahaan membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 13-14 persen.
Jaringan fiber optik
Link Net memiliki panjang jaringan fiber optik 11.723 kilometer. Hingga akhir 2018, menargetkan jumlah homepass mencapai 2,18 juta.
Tahun ini perseroan menganggarkan belanja modal berkisar Rp1-Rp1,2 triliun. Dananya berasal dari kas internal. Alokasi belanja modal untuk penambahan 180.000 homepass, perbaikan jaringan, peningkatan support system, perawatan, dan untuk memasuki kota baru.
Saat ini Link Net sudah melayani tujuh kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Medan, Batam dan Bali. (B-IT/jr)



