BENDERRAnews, 4/7/18 (Moskwa): ‘The Three Lions’ Inggris berhasil menghapus catatan buruk dalam sejarah tendangan penalti di arena Piala Dunia. Mereka kini sukses memenangi adu penalti untuk pertama kalinya di Piala Dunia, dan lolos ke perempat final dengan melewati adangan Kolombia, Selasa (3/7/18) malam waktu Rusia atau Rabu dini hari WIB.
Duel tembakan dari titik putih ini terpaksa dilakukan karena kedua tim bermain imbang 1-1 setelah melewati dua kali perpanjangan waktu.
Inggris berhasil melesakkan empat gol dari lima tendangan yang dilakukan, sedangkan dua tendangan Kolombia gagal masuk gawang karena membentur tiang dan satu lagi berhasil diselamatkan dengan gemilang oleh kiper Jordan Pickford.
“Saya sudah meriset semuanya. Saya punya kekuatan dan kecekatan. Tidak peduli walaupun saya bukan kiper yang paling besar, karena ini soal berada di posisi yang tepat dan melakukan penyelamatan,” kata Pickford yang mementahkan penalti Carlos Bacca.
“Kami tahu pertandingan ini milik kami, bahkan meskipun harus melalui adu penalti. Kami tahu punya kemampuan untuk menang.”
Gol bersejarah yang memastikan kemenangan Inggris dicetak Eric Dier, disambut suka cita oleh para pemain dan juga pelatih Gareth Southgate, 22 tahun setelah tendangan penaltinya sebagai pemain dulu gagal masuk.
Di waktu normal, Inggris unggul lebih dulu lewat penalti Harry Kane di menit ke-57 setelah sebelumnya dia dijatuhkan Carlos Sanchez di dalam kotak penalti dan dilihat jelas oleh wasit.

Ini merupakan golnya yang keenam di turnamen tersebut dan untuk sementara menempatkannya sebagai top scorer.
Inggris sebetulnya tak perlu melewati adu penalti kalau bisa bertahan lebih lama beberapa detik, namun pada menit 90+3 seluruh pemain Kolombia termasuk kiper David Ospina maju menyerang menyambut sepak pojok Juan Cuadrado dan sukses membalas.
Bek muda Barcelona Yerry Mina yang sangat jangkung melompat tinggi dan sundulannya tak kuasa dihentikan untuk secara dramatis menyamakan kedudukan.
Ini juga untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia Inggris kebobolan di injury time babak kedua, walaupun sepanjang perhelatan di Rusia sekarang kejadian seperti itu menjadi cukup lumrah.
Mina, bek tengah yang baru bergabung dengan Barca, sudah mencetak tiga gol di Piala Dunia kali ini.
Pada perpanjangan waktu, serangan dan penguasaan bola Inggris agak mengendur meskipun masih mendapat sejumlah peluang emas yang seharusnya bisa menghindarkan mereka dari adu penalti.
Jordan Henderson menjadi satu-satunya eksekutor yang gagal akibat aksi brilian Ospina. Namun, sepakan Mateus Uribe di kubu Kolombia hanya menghantam mistar gawang sehingga kedudukan kembali sama kuat.
Sesudah itu, Pickford berhasil menepis satu tendangan penalti dan Dier sukses menjalankan tugasnya sehingga Inggris lolos dengan catatan manis dalam sejarah mereka.

Pertandingan di Stadion Spartak, Moskwa ini berjalan sangat keras dengan enam kartu kuning untuk Kolombia dan dua untuk Inggris.
Inggris akan berhadapan dengan Swedia, Sabtu (7/7/18), untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.
Daftar pencetak gol
Penyerang Timnas Inggris, Harry Kane, untuk sementara memimpin daftar pencetak gol terbanyak atau top scorer Piala Dunia 2018 dengan koleksi enam gol.
Kane meninggalkan para pesaingnya setelah mencetak satu gol pada laga babak 16 besar melawan Kolombia, Selasa (3/7/18) atau Rabu dini hari WIB.
Dengan catatan ini, Kane sudah menyamai catatan gol top scorer Piala Dunia 2014, James Rodriguez (Kolombia).
Jika dilihat dari delapan tim yang lolos ke babak perempat final, pesaing terkuat Kane untuk meraih sepatu emas bisa dikatakan hanya tersisa tiga orang.
Tepat di bawah Kane, terdapat penyerang Belgia, Romelu Lukaku dengan koleksi empat gol. Pada babak 16 besar melawan Jepang, Lukaku gagal menambah koleksi golnya.
Kemudian ada pemain muda Perancis, Kylian Mbappe, dan juru gedor Uruguay, Edinson Cavani yang punya selisih tiga gol dari Harry Kane.
Kedua pemain ini menjadi aktor penting kelolosan negaranya ke perempat final, karena mencetak dua gol di babak 16 besar.
Berikut adalah daftar top scorer Piala Dunia 2018:
1. Harry Kane (Inggris) – 6 gol
2. Romelu Lukaku (Belgia) – 4 gol
3. Cristiano Ronaldo (Portugal) – 4 gol
4. Kylian Mbappe (Perancis) – 3 gol
5. Edinson Cavani (Uruguay) – 3 gol
6. Denis Cheryshev (Rusia) – 3 gol
7. Diego Costa (Spanyol) – 3 gol
Sejarah penalti Inggris
Inggris secara dramatis memastikan diri melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Kolombia, Rabu dini hari WIB, 4 Juli 2018.
Berlaga di di Spartak Stadium, Moskow, skuat The Three Lions sukses mengalahkan Kolombia lewat drama adu penalti 4-3 (1-1) di babak 16 besar. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri mimpi buruk Inggris yang kerap kalah karena adu penalti di event besar sejak Piala Dunia 1990.

Sebelum Piala Dunia 2018, Inggris hanya sekali menang adu penalti di perempat final Piala Eropa 1996. Selanjutnya, Inggris selalu tidak berdaya.
Seperti dilansir Skysports, berikut ini rangkuman catatan buruk Inggris soal adu penalti:
Piala Dunia 1990
Inggris gagal melaju ke final usai dikalahkan Jerman dengan skor 3-4 di semifinal.
Piala Eropa 1996
Inggris sukses menyingkirkan Spanyol di babak perempat final usai menang adu penalti 4-2.
Piala Eropa 1996
Inggris gagal melaju ke final usai dikalahkan Jerman melalu drama adu penalti 5-6.
Piala Dunia 1998
Argentina menghentikan langkah Inggris di babak 16 besar melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3.
Piala Eropa 2004
Kali ini, giliran Portugal yang mengganjal langkah Inggris ke semifinal. Portugal menang adu penalti 6-5 di babak perempat final.
Piala Dunia 2006
Inggris kembali tersingkir di perempat final usai kalah adu penalti 1-3 dari Portugal.
Piala Eropa 2012
Di edisi kali ini, giliran Italia yang menghentikan langkah Inggris di babak perempat final dengan memenangi adu penalti 4-2.

Piala Dunia 2018
Inggris mengakhiri rekor buruk adu penalti dengan menaklukkan Kolombia di babak 16 besar dengan skor 4-3 dalam adu penalti. Demikian dirangkum dari ‘BeritaSatu.com’, ‘Vivanews.com’ dan ‘Kompas.com’, berdasarkan BBC Sport, The World Game dan Skysports. (B-BS/VC/KC/jr)



