-3.2 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

Optimistis !!! Pinkan terus berjuang, musik kolintang Sulut berhak dapat pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya dunia

BENDERRAnews, 3/7/18 (Jakarta): Spirit merah putih terus berkibar di dada para pengurus komunitas musik kolintang Indonesia.

Sebagaimana ditegaskan Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pinkan) Indonesia, Penny Iriana Marsetio, pihaknya tetap optimistis alat musik kolintang akan mendapatkan pengakuan United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) sebagai warisan budaya dunia.

Disebut Penny, kolintang yang merupakan alat musik tradisional asal Sulawesi Utara (Sulut) merupakan warisan budaya Indonesia, yang berhak dan layak mendapatkan pengakuan UNESCO.

“Kami akan terus berjuang untuk mendapatkan pengakuan UNESCO. Memang, perjalanan masih panjang, tetapi kami akan terus berusaha untuk melestarikan alat musik tradisional Indonesia,” kata Penny seusai dilantik sebagai Ketua Umum DPP Pinkan Indonesia periode 2018-2023 di Graha Jala Puspita, Jakarta, Jumat (3/8/18), sebagaimana diberitakan Investor Daily yang dilansir ‘BeritaSatu.com’.

Pelantikan dilakukan Ketua Dewan Pembina Pinkan Indonesia, Lis Purnomo Yusgiantoro itu disaksikan Ketua Dewan Penasihat Pinkan Indonesia yang juga mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana (Purn) Marsetio, mantan Komandan Paspampres Mayjen (Purn) Soewarno, dan anggota Dewan Pembina Pinkan Indonesia Evy Amir Syamsuddin.

Acara juga dihadiri Jopie Rory selaku Ketua Harian DPP PINKAN Indonesia, Lisye Sumakud Sinulingga (Ketua I bidang Organisasi) — keduanya merupakan aktivis merah putih di DPP Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP). Jopie di posisi Wakil Ketua Tim Satkersus DPP GPPMP dan Wakil Ketua DPD GPPMP Sulut, sementara Liesye Waketum DPP GPPMP.

Selain keduanya, dilantik pula, Toety Soewarno (Ketua II bidang Ekonomi), Mauritz Tumandung (Ketua III bidang Litbang), Fernando Walangare (Ketua IV bidang Diklat), dan Felix Luntungan (Sekretaris Jenderal).

Bangga keragaman budaya Nusantara

Penny mengatakan, Pinkan Indonesia bangga, karena Nusantara memiliki keragaman budaya dan tradisi yang tercermin pada Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagai organisasi nirlaba, Pinkan Indonesia siap berkontribusi positif dalam menjaga kearifan lokal milik Indonesia melalui alat musik tradisonal Kolintang agar tidak diklaim sebagai milik bangsa lain.

“Pinkan Indonesia bertanggung jawab menjaga dan melestarikan kearifan lokal alat musik tradisonal Kolintang. Sebab, banyak pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dengan alat musik Kolintang. Contohnya, pelatih, pengrajin alat musik Kolintang, dan penikmat musik Kolintang,” ujar Penny Iriana Marsetio. (B-ID/BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles