BENDERRAnews, 18/8/18 (Jakarta): Memberi kemudahan bagi konsumen dan dunia usaha demi kelancaran bertransaksi merupakan salah satu fokus OVO.
Namun kini, pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka layanan kurban pada Idul Adha 1439 H melalui platform pembayaran digital inu.
Dilaporkan, kurban yang dibeli melalui OVO akan disalurkan pada Program Kurban Berdayakan Desa. Layanan kemudahan berkurban melalui OVO ini diresmikan di Jakarta pada Kamis (16/8/18) lalu. Hadir dalam acara tersebut Deputi Baznas, Arifin Purwakananta dan President Director OVO, Adrian Suherman.
Arifin mengatakan, melalui kerjasama dengan OVO, dapat memberikan kemudahan kepada para pekurban dalam menunaikan kurbannya.
Silahkan beli secara online
Ia optimis masyarakat akan menyambut baik inovasi ini karena mudahnya membeli kurban secara online.
Kurban yang ditunaikan melalui OVO akan turut dalam Program Kurban Berdayakan Desa yang tujuannya bukan hanya untuk melayani para pekurban menjalankan ibadah, namun juga melakukan pemberdayaan ekonomi pedesaan, khususnya para peternak.
Dijelaskan pula, Baznas akan membeli hewan kurban dari peternak-peternak di desa, menyembelih dan mendistribusikan kepada masyarakat desa yang membutuhkan. Saat ini telah disiapkan berbagai desa di 24 provinsi yang akan menjadi lokasi Program Kurban Berdayakan Desa.
“Kurban Berdayakan Desa ini akan memindahkan perputaran uang yang lebih banyak terjadi di kota, menjadi lebih banyak di desa sehingga memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat desa,” kata Deputi Baznas, Arifin Purwakananta, seperti dilansir ‘Tribunnews.com’.
Beri manfaat ekonomi
Selain peternak yang mendapatkan manfaat ekonomi, masyarakat desa pun akan mendapatkan tambahan asupan gizi dari daging kurban yang dibagikan.
“Kerjasama ini membawa OVO satu langkah lebih dekat dengan visinya yaitu menjadikan OVO tersedia dimana saja dan bagi siapa saja, dengan semakin banyak tempat yang menerima OVO sebagai platform pembayaran, salah satunya layanan donasi,” ujar Adrian Suherman, President Director, OVO.
“Melalui kerjasama ini, OVO memberikan akses digital kepada masyarakat dalam pengumpulan donasi dan membantu BAZNAS untuk menjangkau 60 juta basis pengguna OVO dan membantu mereka untuk berdonasi dengan lebih mudah, aman dan terpercaya dengan dukungan teknologi.”
Bantu korban gempa Lombok
Para pengguna aplikasi pembayaran digital, OVO juga membantu korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Baznas.
Penggalangan dana yang dilakukan oleh OVO mendapat respon sangat baik dari masyarakat sehingga hanya dalam waktu beberapa hari, uang sudah terkumpul mendekati Rp500 juta dan akan dilipatgandakan oleh OVO, Grab, dan Lippo Group (pemilik OVO, juga Grab Indonesia).
OVO menggalang dana secara mandiri melalui laman “Deals” pada aplikasi OVO. Penggalangan dana ini dibuat sehari setelah gempa pertama 6,4 SR mengguncang Lombok akhir Juli lalu sebagai bentuk keprihatinan kepada para korban. (B-TN/jr)



