12.1 C
New York
Sunday, April 12, 2026

Buy now

spot_img

Pioner !!! Grup Lippo catatkan diri penerbit dana investasi infrastruktur pertama di Indonesia, dukung Meikarta

BENDERRAnews, 15/9/18 (Jakarta): Lippo Group kembali jadi pioner. Ya, Manajer investasi Grup Lippo yaitu PT Bowsprit Asset Managament berpotensi menjadi penerbit dana investasi infrastruktur (Dinfra) pertama di Indonesia yang bernama Dinfra Bowsprit Township Development.

Dilaporkan, dalam keterbukaan informasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia semalam (12/9/18), Dinfra tersebut baru mendapatkan nomor identifikasi efek internasional (international securities identification number/ISIN). Namun, belum dijelaskan detail penerbitan dan penawaran produk baru tersebut.

Direktur Utama Bowsprit Asset Managament Angi Lim belum merespon pesan singkat terkait dengan penerbitan efek tersebut.

Jadi percontohan

Dalam riset CNBC Indonesia, disebutkan, jika produk ini langsung dipasarkan, akan menjadi  Dinfra pertama di Indonesia. Juga dapat menjadi percontohan bagi beberapa Dinfra lain yang berniat diluncurkan oleh manajer investasi lain.

Tercatat sekurangnya ada tiga manajer investasi yang berencana menerbitkan Dinfra, yaitu PT Mandiri Manajemen Investasi, PT Paytren Aset Manajemen, dan PT Ayers Asia Asset Management.

Selain itu, BUMN pengelola jalan tol yaitu PT Jasa Marga Tbk (JSMR) juga berencana menerbitkan produk serupa, setelah sebelumnya menerbitkan efek beragun aset (EBA).

Pada situs perseroan, tercatat struktur pembentukan Dinfra berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.52/POJK.04/2017 tentang Dana Investasi Infrastruktur Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif dan besaran proyek dari masing-masing Dinfra yang ingin dibentuk perseroan.

Untuk Meikarta

Untuk Dinfra Bowsprit Township Development, di situs perseroan tercatat besaran proyeknya Rp750 miliar dari proyek sebuah infrastruktur di Jawa Barat. Berdasarkan namanya, kemungkinan proyek yang digarap perseroan berupa wilayah pemukiman atau infrastrukturnya.

Perseroan juga menjelaskan berniat menerbitkan Dinfra Bowsprit Aoyama Commercial Fund senilai Rp330 miliar dan Dinfra Bowsprit Integrated Infrastructure I sebesar Rp280 miliar.

Saat ini, Bowsprit masih belum merealisasikan penerbitan produk DIRE Bowsprit Commercial and Infrastructure senilai Rp2,45 triliun yang peluncurannya sudah dilakukan sejak hari valentine tahun lalu, 14 Februari 2017.

Bowsprit merupakan manajer investasi yang didirikan untuk pendanaan proyek Lippo Group (LG). Saat ini, salah satu proyek Lippo yang diperbincangkan ialah proyek kota terencana Meikarta yang pengembangannya dan pemasarannya ramai di hampir seluruh pusat belanja milik LG. (B-CI/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles