-3.2 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

Pilpres !!! Gerindra bertekad tidak kampanye SARA dan sebarkan ‘hoaks’, para kepala daerah Jatim Jurkam Jokowi

BENDERRAnews, 24/9/18 (Jakarta): Jajaran Partai Gerindra bertekad tidak akan melakukan kampanye berupa politisasi suku, ras, dan agama atau SARA serta tidak menyebarkan berita bohong (‘hoaks’) dalam memenangkan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno‎ maupun Pemilihan Legislatif 2019.

Dilaporkan, Gerindra akan mengedepankan kampanye damai, mengedepankan adu gagasan dan ide dalam memenangkan kompetisi.

“Kami berjanji, sebagai kader partai yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan konstitusi, akan tetap menjaga norma dan etika selama pemilu berlangsung. Kami tidak akan berkampanye yang menyinggung SARA dan kami tidak akan menyebarkan berita bohong (hoax),” kata ‎Ketua Fraksi Gerindra MPR, Fary Djemi Francis‎ di Jakarta, Minggu (23/9/18) malam.

Ia menjelaskan, Gerindra ngin menjalani kompetisi ini dengan cara-cara yang cerdas, elegan dan terhormat. Bagi Gerindra, Pemilu bukan sekedar persoalan menang atau kalah. Lebih dari itu, tujuan dari Pemilu adalah memperbaiki kondisi bangsa dan mewariskan nilai-nilai yang baik kepada para generasi.

“Sebagaimana yang kerap disampaikan Pak Prabowo, bahwa kondisi Bangsa kita saat ini sedang kritis. Kedaulatan dan kehormatan Bangsa harus direbut kembali agar Indonesia menjadi negara yang kuat, adil dan makmur,” ujarnya.

Dia juga mengutip pernyataan Cawapres Sandiaga Uni, perekonomian masyarakat sedang melemah. Kalangan ibu rumah tangga atau “emak-emak” menjadi pihak yang paling merasakan tingginya harga-harha kebutuhan hidup.

“Kami ingin memperbaiki sektor ekonomi dan membuka banyak lapangan kerja,” tegasnya.

Dukung Jokowi

31 dari 38 Kepala Daerah di Jatim Jadi Jurkam Jokowi
Soekarwo. ( Foto: Antara )
Sementara itu dari Surabaya, Suara Pembaruan melaporkan, Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan, tidak ada masalah dengan sikap 31 dari 38  kepala daerah se-Jawa Timur yang secara tegas memberikan dukungan politik dengan menjadi tim kampanye daerah (TKD) kepada duet pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin.
Hanya saja Ketua DPD Partai Demokrat ini mengingatkan, dalam memberikan dukungannya, setiap kepala daerah memiliki hak dan kewajibannya untuk mengajukan cuti dan melimpahkan sementara kewenangannya selama izin cuti kepada wakilnya atau minimal ke sekretaris daerah (Sekda)-nya.
“Mekanismenya memang harus mengajukan izin cuti. Itu haknya, tapi ada kewajiban undang-undang yang harus dilakukan, yaitu melimpahkan sementara jabatan kepada wakilnya atau sekdanya,” ujar Pakde Karwo panggilan akrab Soekarwo dalam siaran persnya yang diterima Minggu (23/9).
Terkait ada kepala daerah yang akan kampanye di hari libur saja, Pakde Karwo menegaskan memang dalam aturannya boleh.

“Jika memanfaatkan hari libur, tentu tidak usah mengambil cuti. Namun, tetap harus meminta izin kepadanya selaku wakil pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri. Kalau bukan hari keja, tidak perlu izin cuti, tetapi cukup izin pemberitahuan sebagai kepala daerah yang melakukan kampanye di hari libur,” jelasnya.

Ia juga menyarankan bagi para kepala daerah yang berkampanye sebaiknya tidak memakai atribut pemerintahan dan tidak boleh menggunakan fasilitas dinas.

Timses Prabowo

Ketua Badan Pemenangan (BP) Capres-Cawapres Prabowo-Sandi di Jatim yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Soepriyatno didampingi Bendahara DPW PAN Jatim Agus Maimun, menjelaskan terdapat nama mantan Kapolda Jatim Irjen (Purn) Anton Setiadji dan mantan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI (Purn) Soewarno, masuk sebagai anggota BP. Selain itu terdapat pula sejumlah kiai, habaib, ustadz, dan buruh.

Soepriyatno menegaskan, tidak akan menyasar kepala daerah untuk menjadi juru kampanye (Jurkam). Menurut dia kepala daerah harus fokus melayani masyarakat. Apalagi saat ini perekonomian dalam kondisi memprihatinkan dengan ditandai nilai tukar rupiah terhadap dolar terus merangkak naik. Kepala daerah menurutnya harus menyiapkan lapangan pekerjaan, banyak pekerja asing yang menyusup di pabrik-pabrik, import yang menggunakan dolar cukup tinggi, dan banyak lagi.

Para kepala daerah harus kerja untuk menenuhi janji waktu kampanye, meskipun Bupati Jombang terpilih dulu, ikut mendukung, Bupati Pamekasan juga ikut mendukung. “Biarkan masyarakat yang menilainya. Cari pemimpin yang baik dan amanah untuk membangun masyarakat dan negara,” harap Soepriyatno. (B-SP/BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles