BENDERRAnews, 20/11/18 (Jakarta): Pihak Pusdokkes Polri di bawah pimpinan Brigjen Pol Arthur Tampi, terus melakukan proses identifikasi dengan menggunakan sampel DNA yang diambil dari bagian tubuh atau body part penumpang Lion Air.
Melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI), Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto Polri hingga hari ke-22 ini, telah mengidentifikasi 104 jenazah penumpang pesawat Lion Air PK-LQP, yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat.
“Hingga saat ini, penumpang yang telah teridentifikasi sebanyak 104 orang, dengan rincian 75 orang laki-laki dan 29 orang perempuan,” ujar Kepala Bidang DVI Pusdokkes Polri, Komisaris Besar Polisi Lisda Cancer, Selasa (20/11/18).
Terima 195 kantong jenazah
Dikatakan, terakhir Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi tiga orang penumpang atas nama Puspita Eka Putri, 24 tahun, Achmad Sukron Hadi, 30, dan Muhammad Luthfi Nurramdhani, 24, siang tadi.
“Ketiga jenazah teridentifikasi melalui pemeriksaan sampel DNA,” ungkapnya seperti dilansir ‘BeritaSatu.com’.
Tim DVI masih akan terus melakukan pemeriksaan sampel DNA yang diambil dari bagian tubuh atau body part penumpang Lion Air.
Diketahui RS Bhayangkara Polri menerima 195 kantong jenazah dari lokasi kejadian, dan sudah mengambil 666 sampel DNA. (B-BS/jr)



