-1 C
New York
Wednesday, February 25, 2026

Buy now

spot_img

Bidik !!! OVO menuju pemain teknologi finansial nomor satu di Indonesia raih dua penghargaan Pasifik

BENDERRAnews, 11/12/18 (Jakarta): OVO, platform pembayaran digital, rewards, dan layanan finansial terbesar di Indonesia, merupakan aplikasi besutan Lippo Group yang baru dihadirkan pada Maret 2017.

Kendati masih belia, saat ini aplikasi OVO memiliki jumlah pelanggan dan volume transaksi yang mengesankan. Karena itu, OVO menargetkan untuk menjadi salah satu pemain teknologi finansial (financial technology/fintech) nomor satu di Indonesia.

Director of OVO Johnny Widodo mengungkapkan, kunci utama pertumbuhan spektakuler OVO didukung oleh kerja sama pembayaran dengan perusahaan yang berada dalam naungan Lippo Group. Beberapa di antaranya merchant Hypermart, Matahari, dan MaxxCoffe.

Selain itu, OVO mulai gencar menjalin kerja sama dengan berbagai mitra (partner) dan merchant yang terdapat di mal-mal maupun pusat perbelanjaan di Indonesia.

“Fokus utama kami adalah customer. Kami pastikan dan juga mau mendengar apa yang menjadi kebutuhan customer dalam menggunakan aplikasi pembayaran ini. Jadi, ini merupakan kunci sukses kita,” ungkap Johnny, belum lama ini, sebagaimana dilansir Investor Daily.

Strategi bisnis dan misi sosial

Johnny juga membeberkan strategi bisnis OVO ke depannya dan misi sosial yang ingin dikembangkan. Yakni, OVO bertekad, melalui aplikasi pembayaran yang praktis, ingin mendukung program pemerintah terkait Gerakan Non Tunai (GNT).

Dia menilai, melalui GNT, masyarakat Indonesia akan mendapatkan banyak keuntungan (benefit), berupa cara pembayaran yang praktis, mudah, nyaman, dan dapat dilakukan di mana saja.

Selain itu, OVO nantinya tidak hanya digunakan untuk alat pembayaran di bidang transportasi, parkir, maupun tol. Tegasnya, OVO juga nantinya berharap akan menjadi alat pembayaran pada transaksi secara elektronik (e-commerce) maupun asuransi.

“Ujung-ujungnya akan menjadi fintech yang memfasilitasi semua jenis pembayaran. Itu visi jangka panjang kami. Saat ini, kami masih bergerak di berbagai sektor yang ada. Tetapi, kami nantinya menjadi besar dan menjadi alat pembayaran nomor satu di Indonesia,” tutur Johnny.

Penghargaan Pasifik

Belum lama ini, OVO meraih penghargaan Asia Pasific Digital Disruptor of The Year dan Asia Pacific Digital Trailblazer tahun 2018.

Dilaporkan, penghargaan diberikan oleh International Data Corporation (IDC) pada acara IDC Digital Transformation Summit yang diadakan di JW Marriott Hotel Singapura, akhir Oktober 2018 lalu.

Selain OVO, Baheal Pharmaceutical Group, Gammon Construction Limited, Hyundai Motor Group, KPJ Healthcare Berhad, Lane Crawford, National Information Resource Service, Philhealth Care Inc, United Overseas Bank, dan TutorABC juga memenangi pada kategori lain untuk penghargaan tingkat kawasan Asia Pasifik tersebut.

Group Vice President for ICT Practice IDC Asia Pacific Sandra Ng mengatakan, IDC Digital Transformation Awards (DXA) diadakan untuk mengapresiasi pencapaian organisasi-organisasi yang telah berhasil merencanakan dan melaksanakan transformasi pada satu, atau berbagai bidang bisnis melalui penerapan teknologi digital yang disruptif.

Tahun ini, IDC DXA berhasil mencetak rekor sebanyak 680 nominasi, atau tiga kali lipat lebih banyak dari tahun 2017.

Pemenang mewakili multiplied potential di seluruh organisasi dari beberapa sektor. Menurut perkiraan terbaru, IDC memproyeksikan seluruh investasi terhadap teknologi digital transformation di regional mencapai US$ 360 miliar tahun ini. (B-ID/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles