10.3 C
New York
Friday, April 10, 2026

Buy now

spot_img

‘Warning’ !!! JK: Tolak pemimpin otoriter dan keluarga kuasai bisnis negara, Survei: Keunggulan elektabilitas Jokowi 20 persen

BENDERRAnews, 4/2/19 (Jakarta) – Berdasarkan sejumlah hasil survei independen yang juga dibandingkan dengan survei internal, Calon Presiden Nomor Urut 01 tetap unggul, miminal perbedaannya 20.3 persen.

Sementara itu, calon wakil presiden (Cawapres) 02 Sandiaga Uno mengklaim, perbedaan elektabilitasnya dengan pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin kini tinggal sembilan persen.

Bagaimana TKN Jokowi-KH Ma’ruf menanggapi hal itu?

Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma’ruf, Hasto Kristiyanto, menilai, klaim Sandiaga itu berbeda dengan hasil survei berbagai lembaga yang independen kredibel serta survei (internal) pihaknya.

“Dari survei kami, minimum perbedaannya itu 20,3 persen,” kata Hasto di sela-sela Deklarasi Alumni Menteng 64, di Jakarta Pusat, Minggu (3/2/19) kemarin pagi.

Belum lagi dihitung dengan keunggulan di media sosial. Kata Hasto, pihaknya kini unggul 60,3 persen dibanding Tim Prabowo-Sandi.

Sehingga pernyataan Sandiaga dilihat sebagai sebuah klaim, dan hal itu biasa dalam pertarungan politik.

Belum bisa jawab (klarifikasi)

Yang jelas, lanjut Hasto, siapapun belum bisa menjawab (mengklarifikasi) soal apa keunggulan prestasi dari Prabowo-Sandi dibanding dengan Jokowi-KH Ma’ruf.

Dari berbagai kelompok masyarakat yang mereka temui pun, belum satupun  bisa menjawab keunggulan prestasi Prabowo-Sandi.

“Setiap pertemuan dengan masyarakat kami selalu bertanya, sebutkan toga keberhasilan Pak Prabowo, banyak yang kesulitan menjawab itu. Silahkan dijawab oleh mereka, apa tiga keberhasilan Pak Prabowo untuk bangsa dan negara,” kata Hasto Kristiyanto, seperti dilansir BeritaSatu.com.

Jokowi pemimpin egaliter

Sementara itu, Jenggala Center yang berisikan keluarga besar tokoh asal Sulawesi Selatan di berbagai pelosok Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional pada 2-3 Februari 2019.

Rakornas yang dilaksanakan di Hotel J Luwansa Kuningan Jakarta ini turut pula dihadiri oleh salah satu tokoh Sulawesi Selatan yang ada di negeri ini. Dialah  Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla alias JK.

Pada Rakornas kali ini, secara resmi Jenggala Center menyatakan dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Hal ini nampak jelas pada baliho besar bertuliskan “Untuk Indonesia Maju, Saya Pilih Jokowi-Ma’ruf” yang disertai foto JK, Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Dalam paparannya, JK menegaskan, ada dua hal yang bisa menyebabkan negeri ini mundur.

“Negara ini bisa mundur karena dua hal, yakni gaya otoriter pemimpin dan jika keluarga, anak-anak pemimpin, menguasai bisnis negara,” kata Jusuf Kalla.

Disebut JK, kedua hal ini tidak ada dalam diri Jokowi.

“Pak Jokowi itu pemimpin yang egaliter yang selalu mendahulukan kebersamaan. Kadang-kadang setahun ada rapat 200 kali, tapi itulah ciri pemimpin egaliter, ingin semua mendengarkan pandangan orang,” ungkap Jusuf Kalla.

Selain itu, JK pun mengungkapkan, Jokowi tidak mempunyai kepentingan pribadi dengan bisnis negara. Oleh sebab itu, dengan tegas ia mendukung Jokowi-Ma’ruf pada pemilihan presiden tahun ini. (B-BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles