-3.2 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

Tegas !!! Alumni PTN Jabar di belakang Jokowi, deklarasi di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat

BENDERRAnews, 7/3/19 (Bandung): Kompak dan bulat, sekitar 20.000 alumni dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Barat, seperti ITB, Universitas Padjadjaran, Universitas Pasundan, Universitas Parahyangan dan UIN SGD Bandung, segera mendeklarasikan dukungan mereka kepada Pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden Nomor Urut Nol Satu Joko WidodoKH Ma’ruf Amin.

Ya, mereka kompak berdiri di belakang Jokowi-Amin.

“Informasi sementara yang kami himpun, total ada 20 ribu orang yang akan hadir dan menyatakan dukungan untuk Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin pada Minggu pagi, 10 Maret 2019, di lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Kota Bandung,” kata Perwakilan Gerakan Intelektual Jabar “Ngahiji” dari Universitas Parahiyangan (Unpar), Lukman Nur Hakim, di Kota Bandung, Rabu (6/3/19) kemarin.

Dilaporkan, acara dekarasi dukungan untuk pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 bertemakan ‘Kebangkitan Kaum Intelektual, Dukung Indonesia Maju’ dan hampir mirip dengan acara dukungan dari Alumni UI.

Dimeriahkan Bimbo dkk

Lukmam mengatakan, sejumlah musisi nasional seperti Bimbo, Elfa’s’Singer, dan Purwacaraka akan meramaikan acara deklarasi tersebut.

“Nanti yang memainkan alat musiknya dari Purwacaraka, penyanyi Bimbo, Elfa’s Singer, dan artis nasional lainnya,” katanya, seperti dilansir WartaEkonomi.co.id

Sementara itu, Perwakilan Alumni SMA 3 Bandung dan Alumni ITB, Rudy Farid Sagir, menambahkan, acara ini dilatarbelakangi kegelisahannya atas situasi politik saat ini.

Rudy menilai, pesta demokrasi lima tahunan bernama Pemilu Presiden 2019 yang hanya diikuti dua pasang calon ini seharusnya tidak menjadikan masyarakat mudah terbelah.

“Terus terang, baik di Medsos, media mainstream, masyarakat lagi tensi tinggi. Kadang-kadang serumah sampai ribut, pertemanan bisa bubar. Kenapa harus begini,” katanya lagi.

“Pemilu ini wujud pesta demokrasi yang kita harapkan, jadi seharusnya Pilpres sesuatu yang menyenangkan, sifatnya santai. Beda pilihan jangan di bawa ke perpecahan, kita inginnya semangat Bandung yang dikenal damai, ceria, kreatif ini menyebar ke mana-mana”.

Oleh karena itu, melalui acara ini pihaknya ingin menciptakan situasi yang nyaman, aman, dan santai meski terlibat aktif dalam pesta demokrasi tersebut.

“Jadi acara ini gerakan edukasi, ayo meski kita berbeda, tapi tetap bersatu. Makanya ada hiburan, acara kreatif, laiinnya untuk pendewasaaan. Meski pilpres, kita santai saja,” ujar Rudy Farid Sagir. (B-WE/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles