BENDERRAnews, 21/3/19 (Bandung): Ahmad Heryawan alias Ahrr, mantan Gubernur Jawa Barat, dengan tegas mengungkap fakta dan mengaku, tidak pernah melakukan pertemuan khusus dengan pihak Lippo selaku pengembang Meikarta.
Memang, menurutnya, pernah bertemu dengan petinggi Lippo Group, James Riady dalam acara pernikahan anak Presiden Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah.
Meski demikian, pertemuan dengan James Riady yang ia tahu, pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja.
Sebagaimana dilansir Merdeka.com, Aher juga mengakui, ada sedikit singgung soal proyek Meikarta, tapi tidak detil dalam pertemuan itu.
Hal itu disampaikannya saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus dugaan suap proyek Meikarta kepada beberapa pejabat dan kegislatif di Kabupaten Bekasi, di Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LL.RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (20/3/19) kemarin.
Aher hadir bersama mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar dan Ditjen Otda Kemendagri, Soni Sumarsono sebagai saksi untuk terdakwa Bupati (nonaktif) Bekasi, Neneng Hasanah Yasin serta sejumlah pejabat Pemkab Bekasi.
Tidak ada pertemuan khusus
Dalam keterangannya, Ahmad Heryawan juga mengaku, tidak pernah melakukan pertemuan khusus dengan pihak Lippo selaku pengembang Meikarta. Meski demikian, pertemuan dengan James Riady yang ia tahu sebagai petinggi perusahaan pernah terjadi secara tidak sengaja.
“Pernah (bertemu James Riady) di perkawinan putri Jokowi di Solo,” ujar Aher menjawab pertanyaan hakim.
Dalam acara itu, keduanya sempat berbincang tentang banyak hal dan menyinggung sedikit terkait proyek Meikarta. Saat itu, Aher meminta James melakukan semua proses pembangunan sesuai aturan.
“Bincang-bincang menyinggung (sedikit). Kita sampaikan diproses sesuai aturan saja,” jawab Aher. (B-MC/jr)



