BENDERRAnews, 3/7/19 (Jakarta): Menyisihkan dua kota kota lainnya di Indonesia, yakni Tanjung Pinang (Ibukota Provinsi Kepulauan Riau) dan Makassar (Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan), Kota Bitung berhasil menyabet peringkat satu Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kategori Pemerintah Kota/Kabupaten se-Indonesia, sehingga berhak atas “Paritrana Award”.
Sementara itu, untuk kategori Pemerintah Provinsi, juara pertama diraih Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Sumatera Selatan di urutan kedua, diikuti Provinsi Bangka Belitung.
Penganugerahan penghargaan itu berlangsung di Istana Wakil Presiden RI, dimana Walikota Bitung, Maximiliaan Jonas Lomban, menerima langsung “Anugrah Paritrana 2018” yang diserahkan oleh Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla, Rabu (3/7/19).
“Tadi jam 10 WIB saya menerimanya langsung dari Bapak Wakil Presiden di Istana Wapres. Paritrana diambil dari bahasa Sansekerta, yang artinya perlindungan. Selengkapnya, Program Perlindungan Sosial Bagi Masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Walikota Lomban.
Disebutkan, Bitung meraih sukses melalui implementasi “Program Tali Kasih”. “Yaitu, para pejabat Pemda Bitung bersedekah menanggung asuransi bagi tenaga kerja informal. Jadi bukan diambil dari dana di APBD,” tuturnya kepada BENDERRAnews dan Cahayasiang.com, usai menerima penghargaan tersebut.
Max Lomban memang terbilang salah satu birokrat intelektual berlatar aktivis mahasiswa yang sarat pengalaman profesional, dan memiliki segudang ide brilian. Di tengah kesibukannya sebagai Walikota Bitung, Max pun tetap aktif membina berbagai organisasi, termasuk sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Ikafeb) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Ketua Dewan Penasihat DPC Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP) Bitung, juga Wakil Ketua Wanhat DPD GPPMP Sulawesi Utara (Sulut), serta di lingkup Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Pertama kali
Penghargaan jaminan sosial ketenagakerjaan ini merupakan yang pertama kalinya diterima oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung. Hebatnya lagi, langsung menghantarkan Kota Bitung pada peringkat pertama nasional kategori pemerintah daerah kabupaten/kota mengalahkan Tanjung Pinang dan Makasar.
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kala alias JK dalam sambutannya mengapresiasi serta memberikan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan khususnya kepala daerah, termasuk Walikota Bitung. Sebab, terus berupaya mensejahterkan masyarakatnya melalui kebijakan-kebijakan dan inovasi, salah satunya kepada para pekerja baik formal dan informal.
Sementara Walikota Max Lomban juga berterimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta BPJS Ketenagakerjaan yang telah mengapresisasi upaya Pemkot Bitung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya melalui “Program Tali Kasih”.
“Kiranya hal ini semakin memotivasi kami untuk terus berinovasi dalam rangka mensejahterahkan masyarakat Kota Bitung dan membuktikan bahwa apa yang telah kami lakukan selama ini telah berada pada jalur yang benar, sehingga prestasi dan apresiasi senantiasa diberikan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.
Max Lomban berharap, melalui BPJS Ketenagakerjaan, seluruh pekerja di Bitung, baik sektor formal dan informal termasuk Non ASN dapat terjamin dari risiko kerja yang bisa terjadi kapan saja serta hidup lebih sejahtera.
Sejak 2017
“Anugerah Paritrana” ini diinisiasi dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko-PMK) bersama BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mulai digalang sejak tahun 2017.
Tujuannya ialah untuk memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten atau Kota serta badan usaha yang dinilai telah mengimplementasikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan baik. (B-r/ml/jr)



