-1.6 C
New York
Monday, February 23, 2026

Buy now

spot_img

Alamak !!! PBB nyatakan tingkat kemiskinan di Malaysia jauh lebih tinggi

BENDERRAnews, 25/8/19 (Kuala Lumpur): Data terkini dari pelapor khusus Perserikatan Bangsa-bangsa untuk kemiskinan ekstrim dan hak asasi manusia, Philip Alston, membantah pernyataan Malaysia, yang mengatakan, negara itu hampir berhasil menghapuskan kemiskinan.

Alston menegaskan, angka resmi kemiskinan di Malaysia sangat tidak akurat dan tak mencerminkan kenyataan di lapangan.

Tingkat kemiskinan di Malaysia dilaporkan turun dari 49 persen pada 1970 menjadi hanya 0,4 persen pada 2016. Terkait hal itu, Alston menyatakan angka-angka resmi pemerintah didasarkan pengukuran yang sudah ketinggalan zaman, ditambah garis kemiskinan masih dipertahankan pada tingkat sama selama puluhan tahun meskipun biaya hidup semakin tinggi.

Alston mengatakan, dari analisis yang dilakukan oleh kelompok-kelompok independen disimpulkan, Malaysia mengalami “kemiskinan signifikan”. Dan tingkat kemiskinan sebenarnya ialah 15 persen.

“Angka resmi pemerintah akan menjadikannya (Malaysia) juara dunia dalam menghapuskan kemiskinan, tapi saya pikir cukup jelas bukan itu masalahnya,” ujar Alston dalam konferensi pers hari Jumat (23/8/19) saat kunjungannya selama 11 hari ke Malaysia.

Belum ditanggapi

Kantor Perdana Menteri Mahathir Mohamad dan Kementerian Keuangan belum memberikan tanggapan atas penilaian Alston.

Disebut Alston, garis kemiskinan nasional yang ditetapkan Pemerintah Malaysia “konyol”, yakni senilai 980 ringgit (Rp3,3 juta) per rumah tangga per rumah.

Itu artinya, keluarga perkotaan dengan empat anggota keluarga harus bertahan dengan delapan ringgit (sekitar Rp27.000) atau kurang dari US$2 per orang per hari.

“Ini tidak bisa dilakukan kecuali dalam keadaan benar-benar mengerikan,” katanya.

Alston menambahkan, penghitungan yang rendah untuk tingkat kemiskinan menyebabkan kurangnya efektivitas dalam kebijakan pemerintah untuk mengatasi masalah itu. Dia menambahkan, terlalu banyak program-program yang kurang dana atau tidak efektif. Demikian Suara Pembaruan. (B-SP/BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles