BENDERRAnews.com, 23/2/20 (Puncak Jaya): Aksi para anggota kelompok bersenjata di Papua masih terus berlanjut.
Dilaporkan, seorang oknum masyarakat merampas senjata api jenis SS1 V1 di Kampung Biak, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. Lokasi perampasan senjata itu terletak sekitar dua kilometer dari Pos Koramil Persiapan Mewoluk, Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya.
Senjata api milik salah seorang anggota satuan tugas aparat teritorial (Satgas Apter), Serda Yudistira yang bertugas di distrik tersebut. Anggota Satgas Apter Kodam XIV/Hasanuddin tersebut hendak mengisi jabatan Babinsa Ramil Persiapan Mewoluk 1714-10/Mewoluk.
Perampasan senjata terjadi pada Jumat (21/2/20) sekitar pukul 14.00 WIT.
Kronologis perampasan senjata, bermula dari adanya oknum masyarakat yang berpura-pura membantu mengangkat perlengkapan Pos Koramil Persiapan Mewoluk saat dalam perjalanan menuju Pos Koramil Persiapan Mewoluk, karena Pos Koramil tersebut tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Melihat anggota Satgas Apter Serda Yudistira yang kelelahan dan sedikit lengah, tiba-tiba salah seorang oknum masyarakat memanfaatkan kesempatan mengambil senjata dengan paksa dan berhasil membawa kabur masuk ke dalam hutan.
Lakukan pengejaran
Informasi sementara menyebutkan, pelaku perampasan senjata bernama Bensin berusia 28 tahun, berasal dari Kampung Lumo, Distrik Mewoluk, Bintang Jaya.
Sampai Minggu (23/2/20) ini, personel bawah kembali operasi (BKO) Koramil Persiapan Mewoluk dipimpin oleh Danramil Persiapan Mewoluk yang mengetahui kejadian tersebut dengan dibantu masyarakat sekitar Distrik Mewoluk masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Dandim 1714/PJ Letkol Inf Agus Sunaryo yang menerima informasi perihal terjadinya perampasan senjata di Pos Ramil Persiapan Mewoluk, selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan Danyonif 753/AVT Letkol Inf Arif Setyono, guna membantu dan mengerahkan personelnya dalam rangka pencarian menuju Distrik Mewoluk.
Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda berjanji akan membantu proses pencarian senjata api organik yang kini berada di tangan masyarakat tersebut.
Dandim 1714/PJ Letkol Inf Agus Sunarya bersama Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku perampasan dengan mengedepankan sikap persuasif terhadap masyarakat. (B-BS/jr)



