-3.6 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

Kongres !!! Para senior GMNI minta Jokowi jangan beri angin kepada perongrong ideologi; Lomban cs: Barisan nasionalis siaga terus

BENDERRAnews, 15/11/17 (Manado): Sejumlah senior dan alumni GMNI tak akan membiarkan adanya anasir-anasir perongrong ideologi Pancasila di Bumi Nusantara. Konsistensi untuk terus meneruskan nilai-nilai luhur ideologi galian para pendiri bangsa dari Indonesia itu tidak bisa digantikan ideologi asing mana pun.

“Kami minta Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Negara, Presiden RI, Pimpinan Revolusi Mental, Tokoh Bangsa Nasionalis dan Panglima Tertinggi TNI agar jangan memberi angin kepada para perongrong ideologi itu,” tandas sejumlah senior dan alumni dari arena Kongres XX Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di “Graha Gubernuran” Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), di Kota Manado, Rabu (15/11/17).

Para senior dan alumni yang berhasil dikontak Tim ‘BENDERRAnews’ dan ‘SOLUSSInews’ itu, di antaranya Maxmillian J Lomban, Ronny Djurian, Arnold Frederik, Hencky Luntungan, Celcius Talumingan, Pendeta Renata Ticonuwu dan Nixon Mayusiph.

Max Lomban yang juga Walikota Bitung, menegaskan, barisan nasionalis yang di dalamnya ada slaag-orde GMNI kini siaga terus di seluruh pelosok Tanah Air, mempertahankan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bhineka serta utuh.

Diaprisasi Presiden

Sebelumnya, secara gamblang, kiprah GMNI bersama jajarannya (termasuk para senior dan alumni) mendapat apresiasi Presiden Joko Widodo.

Presiden mengapresiasi seluruh jajaran Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) karena konsistensinya menegakkan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Presiden Jokowi mengaku, meski merasa kelelahan, tetap berkeras menghadiri Pembukaan Kongres Trisakti XX GMNI di Graha Gubernuran, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (15/11/17).

Presiden Jokowi tiba di Manado, pada Selasa (15/11/17) dini hari setelah‎ menempuh perjalanan selama tiga jam dari Manila, Filipina usai menghadiri KTT ASEAN ke-31.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, yang membawa Presiden Jokowi beserta rombongan mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi, pada pukul ‎00.20 WITA. Kedatangan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

“Saya masuk kota Manado pukul 01.30 WITA dini hari, hanya untuk menghadiri kongres GMNI,” kata Presiden Jokowi.

Dia mengaku meski kecapaian dan suaranya terdengar agak sengau‎, tapi tetap memenuhi komitmennya itu.

Salam Merdeka!!!

“Kalau ditanya capek, saya capek. Tapi saya sudah janji kepada Krisman Damanik, jadi saya harus tepati. Merdeka…,” ujar Presiden Jokowi seperti diberitakan ‘Investor Daily’.

Mendampingi Presiden Jokowi pada kesempatan itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

Kongres bertema “Meneguhkan Masa Depan Indonesia Berdasarkan Pancasila di Era Asia Pasifik” tersebut diikuti seluruh koordinator daerah dan cabang GMNI dari 34 provinsi.

Dalam gambar di atas, Presiden Jokowi sedang memberi keterangan pers, usai pembukaan kongres, didampingi stafnya, juga disertai Ketua Presidum Pusat GMNI, Krisman Damanik dan Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI, Ahmad Bhaskara, dan Wagub Sulut Steven Kandouw (yang disebut-sebut juga kader GMNI).

Sedang pada gambar ini, Presiden Jokowi didampingi Jubir Kepresidenan, ditemani Walikota Manado, Vicky Lumentut dan Rektor Universitas Negeri Manado (Unima), di depan gerbang “Graha Gubernuran”, sembari memberi salam hangat kepada oara peserta kongres serta undangan.

Kendati ada sejumlah senior dan alumni GMNI yang merasa kesal tak bisa masuk ruangan karena faktor administrasi, tetap saja suasana konsolidasi perasaan sesama “pejoang pemikir-pemikir pejoang” (motto GMNI) tetap mengemuka. (B-BS/ID/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles