3.8 C
New York
Thursday, February 26, 2026

Buy now

spot_img

Aman !!! Ketut Budi Wijaya: Perizinan Meikarta sudah tidak ada masalah

BENDERRAnews, 22/11/17 (Cikarang): Sistem dan model promosi besar-besaran, masif dan dahsyat, yang dilakukan pihak Lippo Group untuk memasarkan proyek pembangunan aneka hunian di Kota Meikarta, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, memang benar-benar menyentak khalayak.

Hmmm… Berbagai tanggapan pun muncul dari masyarakat. Ada yang bereaksi positif dan mengatakan tidak masalah. Tetapi ada juga yang merespons negatif dengan mempertanyakan soal perizinannya.

Namun, sebagai pengembang Meikarta, Lippo Group yang sudah berpengalaman dan punya track record hebat di bidangnya (baik nasional maupun internasional, Red), memberi respons dengan mengeluarkan pernyataan, sebenarnya mereka sudah mempunyai izin untuk mengoperasikan tanah tersebut.

“Kami sudah dapat izin prinsip kurang lebih 25 tahun lalu untuk 3.000-an hektar tanah di Cikarang. Di dalam izin itulah kami melakukan pembangunan proyek ini,” ucap Presiden Meikarta, Ketut Budi Wijaya, di Tangerang, Kamis (15/9/17).

Ditegaskannya, dari lahan sebesar itu, sekitar 70 persen sudah dibangun jadi perumahan dan apartemen. Sudah banyak yang laku dijual ke masyarakat. Misalnya di kompleks Lippo Cikarang dan Orange County yang selama ini sudah dipasarkan.

“Ada juga cluster baru yang dibangun, tapi memang tidak terlalu dipromosikan besar-besaran,” ujarnya.

“Jadi, Meikarta itu kompleks baru di atas tanah yang sudah ada tersebut,” kata Ketut.

Model satu atap

Meikarta berskala besar, sehingga menurutnya, bisa jadi kota baru yang berdiri sendiri.

Jadi tidak perlu dipersoalkan lagi masalah perizinan. Rencananya untuk tahap awal lebih kurang 500 hektar.

Ketut menambahkan, pemerintah pusat sendiri sudah bilang, perizinan untuk pengembang perumahan tidak boleh dihalang-halangi.

Pada era reformasi ini, demikian Budi Wijaya, Indonesia bisa menerapkan sistem perizinan yang mudah seperti di negara lain yang modelnya satu atap, seperti di Tiongkok.

Kemudahan perizinan di Tiongkok telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

“Mengenai perizinan dan kepemilikan tanah sudah tidak ada masalah. Pak James (Riady) sudah mempertaruhkan reputasinya untuk pembangunan Meikarta,” ungkapnya seperti dilansir ‘KompasProperti’.

Ciptakan 70.000 lapangan kerja

Dikatakannya lagi, proyek Meikarta ini menciptakan sekitar 70.000 lapangan kerja, ada yang sebagai salesman dan lain-lain. Sebanyak 90 persen pekerjanya adalah anak bangsa, sisanya dilakukan oleh pekerja asing.

Perizinan Meikarta Sudah Tidak Ada Masalah

Karena itu, masyarakat untuk berpikiran positif, mengedepankan persatuan, dan menjauhkan perbedaan.

“Orang asing sudah pikir soal artificial intelligence, robotic, quantum, tapi kita masih bicara perbedaan yang tidak jelas. Kita tanya nurani kita, apa yang sudah kita perbuat untuk negeri ini supaya jadi lebih besar,” ujarnya.

Ditambah lagi, Meikarta dikelilingi oleh tujuh kawasan industri yang terletak di Cikarang, Karawang, dan daerah lain di Kabupaten Bekasi. Hal itu menjadi pertimbangan pemerintah pusat untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai kawasan ekonomi khusus.

Nantinya, kawasan itu diharapkan bisa membantu mengoptimalkan integrasi antara Provinsi DKI Jakarta dengan Jawa Barat untuk menopang perekonomian nasional. Pemerintah beserta tim ahli saat ini sedang mengkaji hal tersebut bersama para pelaku di dunia usaha. (B-Adv KP/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles