-1.5 C
New York
Tuesday, February 24, 2026

Buy now

spot_img

‘Boxing’ !!! Chelsea tempel MU yang nyaris dipecundangi Burnley, Liverpool berpesta, Kane lampaui Messi di 2017

BENDERRAnews, 27/12/17 (London): ‘The Blues’ yang bertindak selaku tuan rumah, berhasil mengemas kemenangan 2-0 atas Brighton and Hove Albion dalam lanjutan Premier League (Liga Primer) pekan ke-20 di Stamford Bridge, Selasa (27/12/17) malam WIB.

Dua gol Chelsea dicetak Alvaro Morata di menit 46 dan Marcos Alonso di menit 60.

Kemenangan ini semakin mendekatkan Chelsea ke peringkat kedua Manchester United. Keduanya kini terpaut satu poin setelah MU di waktu yang sama diimbangi (bahkan nyaris tumbang dari) Burnley di Old Trafford.

Di pertandingan lainnya Leicester City dikalahkan Watford 1-2. Sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Riyad Mahrez di menit 30, Leicester City malah kebobolan dua gol.

Molla Wague mencetak gol penyeimbang Watford di menit 45. Dan, kekalahan Leicester terjadi setelah kiper Kasper Schmeichel melakukan gol bunuh diri di menit 65.

Jalannya laga

Chelsea meraih poin maksimal dari laga kandang melawan Brighton & Hove Albion di pekan ke-20 Premier League. The Blues menyudahi laga dengan kemenangan 2-0.

Chelsea sempat kesulitan untuk menembus pertahanan Brighton pada pertandingan di Stamford Bridge, Selasa (26/12/17). Meski tim tuan rumah mendominasi, skor masih 0-0 ketika turun minum.

Chelsea baru bisa unggul setelah Alvaro Morata mencetak gol pada menit ke-46. Gol Morata itu membuat Chelsea makin bersemangat untuk menggempur Brighton. Hasilnya, Marcos Alonso memperbesar keunggulan mereka pada menit ke-60.

Dengan hasil ini, Chelsea masih menempati peringkat ketiga di klasemen sementara dengan perolehan 42 poin. Sang juara bertahan ada di bawah Manchester City (55) dan Manchester United (43). Adapun Brighton berada di peringkat ke-12 dengan 21 poin. Demikian ‘BeritaSatu.com’ melansir ‘Sportmole’.

Jalannya laga

Tusukan Morata ke kotak penalti pada menit kelima belum menghasilkan gol untuk Chelsea. Tembakannya dari sudut sempit digagalkan oleh penjaga gawang Brighton, Mathew Ryan.

Chelsea punya peluang emas untuk unggul pada menit ke-19. Tiemoue Bakayoko berdiri bebas di mulut gawang, tapi gagal memaksimalkan umpan sundulan dari Antonio Ruediger. Sontekan Bakayoko melenceng dari sasaran.

Berselang tujuh menit, giliran Victor Moses yang mengancam gawang Brighton. Moses menyambut umpan terukur dari Cesc Fabregas, tapi penyelesaiannya bisa ditepis oleh Ryan. Tak lama kemudian, sundulan Moses juga ditangkap oleh Ryan.

Di menit ke-40, tembakan Fabregas berubah arah dan menuju ke gawang Brighton. Ryan berada di posisi yang tepat untuk mengamankan bola.

Meski Chelsea terus menekan, mereka tak bisa membuat gol di sisa babak pertama. Skor kacamata pun belum berubah ketika half-time.

Chelsea langsung tancap gas begitu babak kedua dimulai. Tim tuan rumah langsung unggul di menit ke-46 setelah Morata menuntaskan umpan silang Cesar Azpilicueta dengan sundulan kepalanya.

Alonso nyaris menggandakan keunggulan Chelsea pada menit ke-58. Tendangan bebasnya mengarah ke pojok atas gawang, tapi Ryan membuat penyelamatan gemilang dengan terbang menepis bola.

Tak berselang lama, Ryan kembali menyelamatkan gawang Brighton. Dia mementahkan sundulan Alonso, yang meneruskan sebuah sepak pojok.

Alonso benar-benar menggetarkan gawang Brighton pada menit ke-60. Berawal dari tendangan sudut Fabregas, sundulan bek sayap asal Spanyol itu membawa Chelsea memimpin 2-0.

Unggul dua gol tak membuat Chelsea mengendurkan serangan. Mereka nyaris mencetak gol ketiga pada menit ke-66, tapi tembakan Eden Hazard yang tak bisa dijangkau oleh Ryan diblok oleh Lewis Dunk di depan garis gawang.

Tak berselang lama, Hazard kembali meliuk-liuk di kotak penalti Brighton. Dia mengoperkan bola, tapi Bakayoko gagal memaksimalkannya. Sepakan Bakayoko masih melenceng meski dia punya ruang tembak terbuka.

Percobaan N’Golo Kante pada menit ke-85 juga tak menghasilkan gol tambahan. Tembakan Kante dari luar kotak penalti masih melenceng tipis.

Hingga berakhirnya pertandingan, skor tak berubah. Chelsea memenangi laga ini dengan skor 2-0. Demikian ‘Detik.com’.

Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Azpilicueta, Cahill, Rudiger; Moses, Kante (Drinkwater 85′), Fabregas, Bakayoko, Alonso; Hazard (Willian 73′), Morata (Batshuayi 82′)

Brighton & Hove Albion: Ryan, Schelotto, Duffy, Dunk, Suttner, Stephens, Propper, Kayal (Gross 73′), March (Knockaert 82′), Izquierdo, Hemed (Murray 80′).

Liverpool libas Swansea

Dari Liverpool dilaporkan, ‘The Reds’ memetik kemenangan besar dalam laga Boxing Day melawan Swansea City. Di hadapan suporternya sendiri, ‘Si Merah’ menang telak dan berpesta 5-0.

Menjamu Swansea di Anfield, Rabu (27/12/17) dinihari WIB, Liverpool bermain amat dominan sejak selepas kick-off. Mereka bahkan sudah unggul di menit keenam lewat aksi Philippe Coutinho.

Gol Coutinho bertahan sampai babak pertama selesai, tapi di babak kedua tuan rumah mengamuk. Roberto Firmino mencetak dua gol, ditambah satu gol dari masing-masing Trent Alexander-Arnold dan Alex Oxlade-Chamberlain.

Kemenangan telak ini menjaga Liverpool di posisi empat klasemen, dengan kini mengoleksi nilai 38 dari 20 laga. Sementara Swansea masih terbenam di dasar klasemen dengan 13 poin.

Liverpool Libas Swansea 5-0

Enam menit pertandingan berjalan, Liverpool sudah unggul. Jordan Ayew kehilangan bola di wilayah pertahanan timnya dan direbut oleh Roberto Firmino.

Firmino mengoper Salah dan bola diteruskan ke Philippe Coutinho. Peluang dituntaskan Coutinho dengan sepakan terukur ke pojok kanan gawang.

Swansea merespons dua menit berselang. Umpan lambung Wayne Routledge disambut sundulan Ayew, namun upayanya masih mampu dipatahkan Simon Mignolet.

Liverpool membangun peluang di menit ke-11. Coutinho melakukan tusukan di sisi kanan dan mengirimkan umpan tarik. Tak ada rekan yang menyambar di dalam kotak penalti. Bola lantas disambut sepakan Andy Robertson di depan kotak penalti dan cuma berakhir tipis di kiri gawang.

Kesalahan Swansea di menit ke-23 nyaris membuahkan gol. Firmino merebut bola dan mengoper ke Emre Can. Sepakan Can dihentikan kiper.

Percobaan Alex Oxlade-Chamberlain masih melebar di menit ke-31. Upaya Coutinho mengarah ke gawang, hanya saja bisa ditangani Lukasz Fabianski.

Swansea nyaris kebobolan di masa injury time karena kesalahan umpan di area pertahanan sendiri. Bola jatuh ke kaki Salah, yang menyodorkannya ke Firmino. Firmino bisa mengecoh bek yang menjaganya, namun tembakannya tipis ke kiri gawang.

Liverpool menusuk di sisi kanan lewat Firmino pada menit ke-51. Bola diberikan ke Salah di tepi kotak penalti. Sepakan Salah nyaman saja diamankan Fabianski.

Semenit berselang, Liverpool memperlebar keunggulan. Umpan Coutinho dari tendangan bebas diselesaikan Firmino dari jarak dekat.

Tembakan Salah meneruskan umpan dari Coutinho pada menit ke-57 cuma melebar. Percobaannya yang lain tak lama kemudian menyambut umpan Andy Robertson bisa dihalau kiper.

Liverpool mencetak gol ketiga di menit ke-65. Umpan lambung Robertson berusaha disapu Alfie Mawson, namun bola justru jatuh ke penguasaan Trent Alexander-Arnold. Tendangan kerasnya tak kuasa dihentikan Fabianski.

Semenit kemudian, gol lain tercipta untuk Liverpool. Kesalahan dari Leroy Fer membuat bola direbut Salah, yang kemudian dioper ke Firmino. Firmino dengan tenang menaklukkan Fabianski.

Dominasi Liverpool tak ada tanda-tanda mengendur. Gol kelima malah diciptakan tuan rumah pada menit ke-82. Alex Oxlade-Chamberlain memaksimalkan kemelut di kotak penalti Swansea dan melepaskan sepakan voli yang tak bisa dijangkau Fabianski.

Peluang bagus didapatkan Dominic Solanke pada menit ke-ke-87. Umpan terobosan dari Coutinho coba diselesaikannya dengan tembakan first time, namun berakhir melebar.

Sampai pertandingan berakhir, tak ada lagi gol tambahan.

Susunan pemain:

Liverpool: Mignolet; Alexander-Arnold, Matip, Klavan, Robertson; Oxlade-Chamberlain, Can, Wijnaldum; Salah (Lallana 69′), Firmino (Solanke 68′), Coutinho

Swansea: Fabianski; Naughton, Fernandez, Mawson, Olsson; Fer (Sanches 78′), Mesa (Clucas 66′), Carroll; Routledge, McBurnie (Abraham 62′), Ayew

Kane pecahkan rekor

Sementara itu, di London, penyerang Tottenham Hotspur Harry Kane memecahkan rekor gol terbanyak Premier League dalam satu tahun kalender milik legenda Newcastle United Alan Shearer.

Dua gol yang dicetak Kane ke gawang Southampton, Selasa (26/12/17) membuatnya mencetak 39 gol dari 36 pertandingan – memecahkan rekor Shearer yang telah bertahan selama 22 tahun lamanya.

Rekor milik Shearer diciptakannya saat membela Blackburn Rovers pada tahun 1995 sebanyak 36 gol dari 42 pertandingan.

Kane tak hanya mematahkan rekor milik Shearer tapi juga unggul soal gol terbanyak dalam satu tahun kalender dari penyerang Barcelona Lionel Messi. Saat ini Kane telah mencetak 56 gol dari 52 pertandingan, melampaui catatan Messi sebanyak 54 gol dari 63 pertandingan.

Keberhasilan Kane sontak mendapatkan ucapan selamat dari Shearer. Melalui akun Twitter @alanshearer, dia memuji keberhasilan Kane. “Anda layak memegang rekor gol terbanyak Premier League dalam satu tahun kalender. Selamat dan tetaplah bekerja keras!” kata Shearer.

Sementara itu legenda sepakbola Inggris Gary Lineker juga memuji pencapaian Kane. Lewat akun Twitter @GaryLineker, mantan striker yang kini menjadi komentator sepakbola ini menyatakan, rekor yang dibuat Kane luar biasa.

“Dia sudah berhasil melakukannya. Pertama rekor Shearer dan kini jumlah gol dalam setahun Messi sudah berhasil dilewati. Benar-benar pencapaian yang luar biasa,” kata Lineker seperti dilansir ‘The Guardian’.

MU nyaris tumbang

Selanjutnya di Manchester, Jese Lingard selamatkan timnya Manchester United dari kekalahan ketika menjamu Burnley dalam lanjutan Premier League, Selasa (26/12/17) malam. Dua gol yang dicetaknya membuat MU berhasil menahan imbang Burnley 2-2.

Meski selamat dari kekalahan, hasil imbang ini terbilang mengecewakan lantaran mereka bermain di kandang sendiri. Hasil ini juga membuat MU gagal mengemas kemenangan dalam tiga laga terakhirnya.

Tambahan satu poin juga membuat MU kian tertinggal dari pimpinan klasemen sementara Manchester City. Keduanya terpaut 12 poin dan City memiliki satu pertandingan lebih sedikit.

Tidak itu saja. Kondisi ini juga membuat posisi MU di peringkat kedua dibayangi Chelsea yang hanya terpaut satu poin.

Burnley mampu membuat Old Trafford terdiam ketika Ashley Barnes menjebol gawang David de Gea ketika laga baru berjalan empat menit. MU makin tertekan ketika untuk kedua kalinya gawang De Gea kebobolan. Kali ini gawang MU dibobol Steven Defour di menit 36.

Tertinggal 0-2 semakin menyulitkan MU. Striker Zlatan Ibrahimovic gagal menebar ancaman di gawang Burnley meski dia mampu membuka ruang.

Skor 2-0 untuk keunggulan Burnley bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, MU langsung menggempur pertahanan Burnley. Dua kali Rashford mencoba peruntungan namun dua sepakannya bisa dijinakkan Pope. Menit 53 MU memperkecil ketertinggalan. Operan Ashley Young dengan jitu diteruskan oleh tumit Lingard untuk mengubah skor menjadi 2-1.

MU terus berusaha mencetak gol penyeimbang. Sejumlah peluang didapat namun belum berbuah gol. Nyaris frustrasi, MU akhirnya berhasil memaksakan hasil imbang setelah Lingard mencetak gol keduanya di masa injury time.

Tembakan kaki kanan pemain pengganti United ini menaklukkan Pope. Dan, tak lama setelah itu peluit panjang berbunyi. Demikian ‘Sportmole’. (B-BS/DC/jr)

Susunan Pemain
Manchester United: De Gea; Young, Jones, Rojo, Shaw; Matic, Pogba; Mata, Ibrahimovic, Rashford; Lukaku. Cadangan: Romero, Blind, Lindelof, Tuanzebe, Herrera, Lingard, Mkhitaryan

Burnley: Pope; Bardsley, Long, Mee, Taylor; Arfield, Cork, Hendrick, Defour, Gudmundsson; Barnes. Cadangan: Lindegaard,
Lowton, Marney, Vokes, Westwood, Walters, Wells.

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles