0.2 C
New York
Wednesday, February 25, 2026

Buy now

spot_img

Copa !!! Messi cetak gol Ke-4.000 Barcelona di Camp Nou, Barca di jalur ‘treble’

BENDERRAnews, 26/1/18 (Barcelona): Klub terfavorit bahkan terbaik di dunia saat ini, FC Barcelona, berhasil menangi leg kedua perempat final Copa del Rey melawan Espanyol pada Kamis (25/1/18) atau Jumat dini hari WIB.

Kemenangan dua gol tanpa balas membawa El Barca melaju ke semifinal dengan agregat 2-1 setelah dalam pertemuan pertama di kandang rival sekota itu, Barcelona takluk 1-0.

Dua gol Barcelona pada pertandingan di Camp Nou dicetak oleh Luis Suarez (menit ke-9) dan Lionel Messi (25′). Tak hanya debut Phillipe Coutinho yang menyita perhatian dalam laga semifinal ini, satu gol Messi juga memiliki arti penting bagi Barcelona.

Megabintang FC Barcelona, Lionel Messi, merayakan gol yang dia cetak ke gawang Espanyol dalam laga leg kedua perempat final Copa del Rey di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 25 Januari 2018.

Dilansir ‘BolaSport.com’ dari akun MisterChip, torehan Messi itu menjadi gol ke-4.000 Barcelona yang terjadi di kandang.

Raihan gol tersebut membawa Messi sejajar dengan beberapa legenda Barcelona, seperti Juan Manuel Asensi, Guillermo Amor dan Ronaldinho.

Gol Messi itu juga menambah torehan gol Barcelona dalam laga kandang ajang Copa Del Rey dengan total jumlah 508 gol sepanjang sejarah.

Tak hanya itu, Messi juga tuliskan catatan menarik dalam pencapaiannya mencetak gol ke-4.000 tersebut.

Sebesar 7,7 persen gol kandang Barcelona dicetak oleh Messi! Total, sudah 308 gol dicetak Messi dihadapan publik Camp Nou selama 14 tahun berkarier di tim utama Barcelona.

Namun, Messi tetap saja selalu rendah hati, terlihat dalam gaya dia berselebrasi usai mencetak gol, dengan tidak menepuk-nepuk dadanya, tetapi bersyukur ke hadirat TUHAN.

Berikut daftar pemain yang mencetak pencapaian gol ribuan Barcelona di Camp Nou dalam pertandingan resmi, sebagaimana dilansir ‘Kompas.com’:

  • 1.000 gol – Juan Manuel Asensi melawan Real Oviedo pada tahun 1974.
  • 2.000 gol – Guillermo Amor melawan Dinamo Kiev pada tahun 1991.
  • 3.000 gol – Ronaldinho melawan Real Zaragoza di tahun 2006.
  • 4.000 gol – Lionel Messi melawan Espanyol pada 2018.

Jalur ‘treble’

Kelolosan Barcelona ke semifinal Copa del Rey terus membuka potensi meraih treble di akhir musim. Namun, Barca lebih memilih fokus melakoni laga demi laga.

‘Los Cules’ melaju dengan menyingkirkan rival sekotanya, Espanyol dengan kemenangan 2-0 (agregat 2-1) di leg kedua yang dimainkan di Camp Nou, Jumat (26/1/18) dinihari WIB.

Barca menyusul Leganes, Sevilla, dan Valencia yang lebih dahulu lolos. Lawan ‘Blaugrana’ untuk memperebutkan tiket ke final baru akan diketahui hari ini waktu setempat.

Barca Masih di Jalur Treble


Bagaimanapun, ‘treble winner’ masih dalam jangkauan Barca.
Di La Liga, tim besutan Ernesto Valverde itu masih nyaman memuncaki klasemen dengan keunggulan 11 poin dari rival terdekatnya, Atletico Madrid bahkan 19 poin dari juara bertahan Real Madrid.
Sedangkan di Eropa, Barca sukses maju ke babak 16 besar dan akan menghadapi jagoan Inggris Chelsea.

“Memang benar ini adalah turnamen yang sudah berkali-kali kami menangi dalam beberapa tahun terakhir,” ujar gelandang Barca, Sergio Busquets seusai Barca menyingkirkan Espanyol.

“Sudah tentu ada prioritas untuk musim ini, tapi Copa del Rey juga sangat penting untuk kami.”

“Kami dalam posisi bagus di liga, dan masih ada Copa juga,” lanjut dia di Soccer Way.

“Kami akan maju selangkah demi selangkah, yang membuat kami bisa berada di tempat kami sekarang. Kuharap sih di akhir kami bisa bersaing di semua kompetisi.”

‘Dynamic duo’
Barcelona akhirnya berhasil menyingkirkan Espanyol di perempatfinal Copa del Rey. Blaugrana lolos ke semifinal usai menang 2-0 atas rival sekotanya itu berkat gol-gol ‘dynamic duo’: Luis Suarez dan Lionel Messi.

Menjamu Espanyol pada pertandingan leg kedua perempatfinal di Camp Nou, Jumat (26/1/18) dinihari WIB, Barca memainkan nyaris semua pemain intinya. Satu-satunya rotasi hanya terjadi di posisi penjaga gawang.

Langsung menggempur sejak awal laga, Barca membuka skor melalui Suarez di menit kesembilan. Gol Messi pada menit ke-25 kemudian memperbesar keunggulan tim tuan rumah.

Pada babak kedua, Barca memainkan bintang baru mereka, Philippe Coutinho. Inilah debut Coutinho dalam seragam Barca sejak bergabung dari Liverpool.

Meski punya banyak peluang untuk mencetak gol tambahan, Barca akhirnya harus puas dengan skor 2-0. Skor tersebut sudah cukup untuk meloloskan mereka ke semifinal karena mereka unggul agregat 2-1 atas Espanyol.

Barca menyusul Sevilla, Valencia, dan Leganes yang lebih dulu lolos ke babak empat besar.

Jalannya laga

Barca tak butuh waktu lama untuk menjebol gawang Espanyol. Tim tuan rumah bahkan langsung mencetak gol lewat peluang pertamanya.

Pada menit kesembilan, Aleix Vidal yang menusuk di sisi kanan melepaskan umpan silang ke mulut gawang. Umpan Vidal gagal diantisipasi oleh bek-bek Espanyol. Suarez yang tak terkawal dengan leluasa menanduk bola untuk membawa Barca memimpin 1-0.

Tak berselang lama, gantian Espanyol yang menekan. Mereka berpeluang menyamakan skor, tapi tembakan Gerard Moreno dimentahkan oleh kiper Jasper Cillessen.

Memasuki menit ke-25, keunggulan Barca bertambah menjadi 2-0 setelah Messi mencetak gol. Messi merebut bola di wilayah pertahanan Espanyol, kemudian melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Bola tembakan Messi sempat berubah arah setelah mengenai kaki Naldo sehingga membuat kiper Pau Lopez terkecoh.

Messi nyaris mencetak gol lagi sembilan menit kemudian. Dia menyambar umpan mendatar yang dikirimkan Jordi Alba dari sayap kiri, tapi arah tembakannya masih meleset.

Messi mendapatkan peluang lagi di menit-menit akhir babak pertama. Dia mendapatkan umpan jitu dari Sergio Busquets, tapi gagal menembak dengan sempurna sehingga bola cuma menggelinding di mulut gawang Espanyol.

Messi kembali menjajal peruntungannya di menit ke-55. Dia melepaskan tembakan dari jarak jauh, tapi arah bola masih melenceng tipis dari gawang Espanyol.

Seisi Camp Nou bergemuruh ketika laga memasuki menit ke-68. Pelatih Barca Ernesto Valverde menarik keluar Andres Iniesta demi memberi kesempatan main kepada Coutinho. Coutinho disambut aplaus meriah oleh puluhan ribu suporter Barca.

Coutinho nyaris membuat assist pada laga ini. Umpan matang pemain asal Brasil itu disambar oleh Suarez, tapi Pau Lopez masih bisa menyelamatkan gawang Espanyol. Pau Lopez kemudian juga mampu mementahkan tembakan Ivan Rakitic, yang mencoba memanfaatkan bola muntah.

Peluang kembali didapat Messi pada menit ke-79. Menguasai bola di luar kotak penalti, dia melepaskan tembakan keras. Tapi, arahnya lagi-lagi masih menyamping.

Messi tampaknya dijauhi dewi fortuna sehingga tak bisa menciptakan gol tambahan. Pada menit ke-88, dia menyambut umpan silang Rakitic dengan sundulan, tapi bola cuma menghantam tiang gawang.

Hingga laga usai, skor 2-0 untuk kemenangan Barca tak berubah. Demikian ‘Detik.com’.

Susunan Pemain
Barcelona: Cillessen; Sergi Roberto, Pique, Umtiti, Alba; Iniesta (Coutinho 68′), Busquets, Rakitic (Andre Gomes 90+3′); Vidal (Paulinho 63′), Messi, Suarez.

Espanyol: Pau Lopez; Navarro, Naldo, Hermoso, Martin; David Lopez; Darder (Baptistao 46′), Fuego, Sanchez (Melendo 87′), Granero (Garcia 65′); Gerard.

Saksikan video Barcelona melaju ke semifinal Copa del Rey di sini:
[Gambas:Video 20detik]

Debut Coutinho

Philippe Coutinho akhirnya menjalani debutnya bersama Barcelona. Meski mengaku sempat gugup, Coutinho akhirnya merasakan kemenangan di laga pertamanya.

Sesudah direkrut dari Liverpool, Coutinho tak langsung bisa dimainkan. Pemain yang didatangkan dengan nilai transfer yang memecahkan rekor Barca itu mengalami cedera.

Beberapa pekan tertunda, debut Coutinho akhirnya tiba saat Barca menjamu Espanyol di leg kedua perempatfinal Copa del Rey Jumat (26/1/18) dini hari WIB. Dalam pertandingan di Camp Nou yang dimenangi Barca dengan skor 2-0 itu, Coutinho masuk di menit ke-68 menggantikan Andres Iniesta.

Barca Berharap Banyak dari Coutinho

Saat memasuki lapangan, Coutinho mendapat tepuk tangan meriah dari suporter Barca. Sepanjang pertandingan, pemain asal Brasil itu mencatatkan 25 operan sukses kendati tak melakukan tembakan.

Coutinho bahkan nyaris menandai debutnya itu dengan sebuah assist. Namun umpan matangnya yang disambar Luis Suarez tak menjadi gol setelah bola mampu diantisipasi oleh Pau Lopez.

“Ini adalah malam yang spesial untuk saya. Saya tidak akan melupakannya. Semua fans dan pemain menyambut saya dengan sangat baik, mereka banyak membantu saya,” Coutinho mengatakan seperti dikutip Sport.

“Saya sedikit gugup dan gelisah, tapi kemudian saya lebih tenang dan beradaptasi dengan permainan. Saya sangat senang sudah memainkan menit pertama saya bersama klub ini. Saya terharu dengan sambutan untuk saya.”

“Pada akhirnya kami menang, itu yang paling penting, dan lolos ke babak berikutnya. Itu adalah laga yang sulit, seperti yang kami duga. Mereka menunggu untuk menyerang balik, tapi sejak awal kami memegang kendali, kami tampil baik, dan kami pantas menang,” ia menambahkan.

Harapan besar

Selama 22 menit berada di lapangan, Coutinho terlihat menjanjikan. Pemain berusia 25 tahun itu tampak langsung klop dengan Lionel Messi dan Luis Suarez di lini serang. Dia bahkan nyaris menyumbangkan assist, tapi umpan matangnya tak bisa dimaksimalkan oleh Suarez.

Barca ke Semifinal, Busquets Sindir Perayaan Berlebihan Espanyol di Leg Pertama

“Kami punya harapan besar untuknya, dalam arti dia bisa sangat bagus untuk gaya main kami,” ujar pelatih Barca, Ernesto Valverde, yang dikutip Marca.

“Kepercayaan dirinya, dribbling-nya dalam situasi satu lawan satu, kemampuannya untuk meloloskan diri dari para bek, operan-operannya, dan ancaman yang dia miliki bisa membantu kami,” tambah Valverde.

“Saya pikir dia tampil baik pada pertandingan ini, tapi lihat saja apa yang terjadi. Ini baru awal,” kata Ernesto Valverde. (B-KC/DC/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles