BENDERRAnews, 7/7/17 (Lippo Village): Halal bi Halal sesungguhnya merupakan sesuatu yang unik dan amat khas Indonesia. Karena, istilah Halal bi Halal itu sebenarnya tidak ada dalam bahasa Arab.
Demikian awal tausiah yang dipaparkan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof Dr KH Nasaruddin Umar pada acara “Halal bi Halal Lippo Group” yang digelar di “Mochtar Riady Institute of Nanotechnology”, di Kawasan Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Kamis (6/7/17).
“Istilah halal bi halal sebenarnya tidak ada dalam bahasa Arab. Tradisi ini terjadi di Indonesia dan merupakan kombinasi antara religiusitas dan nationality,” ungkapnya.
Dalam sejarahnya kemudian, kegiatan Halal bi Halal ini menjadi perekat kembali berbagai pihak, termasuk kalangan elite politik di masa lalu (pelaksanaannya berawal dari era Bung Karno, Red), yang bisa bertemu, bersilaturahim dan saling memaafkan untuk kemudian merajut kembali tali kasih serta persatuan kesatuan bangsa.
“Karenanya, ini kemudian menjadi sangat unik, sangat khas Indonesia, bahkan kini diekspor ke mancanegara. Buktinya, seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia di puluhan negara di dunia menggelar Halal bi Halal, dan dihadiri banyak undangan serta tetamu dari negara lain. Maka jadilah ritual religiusitas dan keunikan nationality kita dikenal luas di luar,” tuturnya lagi.
Jadi, menurutnya, Indonesia ini dikenal luas sebagai pelopor penebar cinta kasih sesama dalam kehidupannya. “Makanya saya heran, kok ada saja yang mau sebar teror dan permusuhan. Entah belajar dari mana dia,” ujarnya dan disambut senyum hadirin.
Hadir dalam acara ini, pendiri Lippo Group Mochtar Riady dan istri Suryawadi Lidya, Presiden Lippo Group, Theo Sambuaga dan para eksekutif kelompok usaha itu.
Hargai keberagaman
Selain soal halalbihalal, Nasaruddin juga merasa tengah berbicara dalam sebuah forum yang begitu unik. Dia juga menekankan pentingnya masyarakat Indonesia menghargai keberagamanan. Dan ini sudah tergambar pada performa para eksekutif Lippo Group serta tetamu yang hadir beraneka latar.
“Inilah Indonesia mini,” tuturnya.
Dituturnya lagi dengan lantunan agak puitis, indahnya perbedaan, seperti sebuah lukisan yang terdiri dari beraneka ragam warna, menjadi indah di dalam satu bingkai. “Itulah Indonesia. Bagi saya, negeri ini merupakan lukisan terindah dari TUHAN,” tukasnya dan lagi spontan disambut tepuk tangan hadirin.
Dia pun mengapresiasi Lippo Group yang terus mengembangkan tradisi Halal bi Halal, setelah dalam usahanya di berbagai sektor bisnis mengalami kesuksesan dari tahun ke tahun.
Kiai Umar menyebut, prestasi Lippo Group dalam membangun peradaban dan kemanusiaan melalui suksesnya mengembangkan usaha di sektor pendidikan, kesehatan, properti, perhotelan, ritel dan masih banyak lagi yang berdampak luas kepada peningkatan kemaslahatan umat, sangat sejalan dengan amanat Nabi.
“Ini jalan yang sudah benar dan inilah jendela Indonesia ke depan. Teruslah membangun dan memberi manfaat besar kepada umat dan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Ratusan ribu karyawan
Pada Halal bi Halal tersebut, pendiri Lippo Group Mochtar Riady menyatakan terima kasih sebesar-besarnya dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh karyawan Lippo Group dan unit usaha, yang telah bekerja keras dan bekerjasama, dalam meningkatkan produktivitas, serta kinerja usaha.
“Ke depan kita ini menghadapi tantangan yang lebih besar. Untuk itu, kita semua harus meningkatkan kinerja usaha dan kontribusinya, bagi pembangunan masyarakat, bangsa dan negara,” ujar Mochtar sebagaimana dilansir ‘Bisnis.com’.
Dikatakan, Lippo Group, bersama pemerintah dan masyarakat, akan terus berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, retail, properti, logistik, perdagangan, keuangan dan TMT atau Telekomunikasi Multimedia Terpadu.
Sebelumnya, Presiden Lippo Group, Theo L Sambuaga mengungkapkan, saat ini tercatat sekitar 450.000 karyawan bekerja di lingkup unit-unit bisnis Lippo Group.
“Sebagian besar, atau 95 persen di antaranya merupakan para pekerja dari lokasi di mana unit bisnis Lippo Group berdiri,” demikian Theo Sambuaga, sebagaimana dirangkum Tim BENDERRAnews dan SOLUSSInews. (B/BC/jr)
