BENDERRAnews, 21/8/17 (Kuala Lumpur): Prestasi mulai ditorehkan cabang wushu. Cabang olah raga ini meraih medali emas pertama pada hari kedua pertandingan wushu melalui keberhasilan Felda Elvira Santoso pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (21/8/17.
Felda memastikan emas setelah memimpin perolehan nilai 9,67 pada nomor Daoshu putri, mengungguli rekan senegaranya Monica Pransisca Sugianto yang mendapat perak dengan total nilai 9,66, dan perunggu jatuh ke atlet Singapura Wei Ting Zoe Mui dengan 9,64.
“Saya sangat senang dan bangga bisa mendapat emas di sini,” kata Felda yang tampak semringah ketika diwawancarai wartawan seusai dia bertanding.
“Ini SEA Games pertama saya, saya sangat senang tentunya,” tambahnya.
Ketika ditanya tentang persaingan dalam pertandingan pada nomor Daoshu itu, Felda mengatakan bahwa lawan cukup kuat terutama atlet Vietnam Thie Phuong Giang Hoang.
“Lawan bagus terutama yang dari Vietnam itu,” kata atlet kelahiran Surabaya ini.
Disinggung tentang ke depan apa yang akan dilakukan setelah mampu merebut medali emas di SEA Games ini, Felda mengatakan akan ikut kejuaraan dunia.
“Saya akan ke kejuaraan dunia di Rusia bulan depan,” katanya.
Sementara itu manajer wushu Herman Wijaya mengatakan, suatu kejutan Felda mampu merebut emas.
“Ini kejutan, dia atlet baru yang baru pertamakali ikut SEA Games,” kata manajer wushu itu.
Lumbung mendali
‘Antara’ juga melaporkan, Kontingen Indonesia yang saat ini berada di posisi lima klasemen SEA Games 2017 diharapkan mampu bangkit di hari ketiga pelaksanaan kejuaraan dua tahunan itu di Malaysia, Senin karena beberapa cabang unggulan mulai dipertandingkan.
Perburuan emas akan dimulai dari cabang wushu. Beberapa nama besar kenyang pengamalan seperti Linswell Kwok, Juwita Niza Wasni hingga Achmad Hulaefi. Mereka benar-benar menjadi tumpuan karena cabang ini menargetkan tiga emas.
Setelah itu dilanjutkan panahan. Cabang primadona panahan kembali berpeluang medali karena ada dua nomor yang dipertandingkan yaitu tim recurve putra dan putri. Meski telah melebihi target dua emas, tim panahan bertekad menambah pundi medalinya.
“Target dua medali emas memang sudah terpenuhi, tapi peluang menambah masih terbuka karena ada beberapa nomor yang belum dipertandingkan,” kata Ketua Umum PB Perpani Titiek Prabowo.
Pada nomor tim recurve, Indonesia mengandalkan trio Titik Kusumawardani, Diananda Choirunisa dan Linda Lestari di sektor putri. Sedangkan putra mengandalkan Hendra Purnama, Riau Ega Pratama dan Muhammad Hanif Wijaya.
Cabang balap sepeda juga sudah mulai perburuan emasnya. Ada dua nomor yang dilombakan yaitu nomor criterium putra dan putri di Putrajaya. Untuk nomor ini Indonesia mengandalkan Maghfirotika Marenda dan Ayustina Delia Priatna.
Untuk putra ada nama Abdul Soleh, Dadi Suryadi, Erik Andriyanto, Heksa Priya Prasetya, Nanda Eko Wahyudi dan Eko Bayu Nur Hidayat.
“Semoga di hari pertama ini bisa langsung meraih medali,” kata manajer timnas balap sepeda Indonesia, Budi Saputra saat dikonfirmasi.
Selain itu cabang renang yang juga dimulai perburuan medalinya. Ada nama I Gede Siman Sudartawa yang bakal turun gelanggang. Atlet asal Bali ini diharapkan menjadi penyumbang emas bagi Indonesia. Begitu juga cabang anggar, tenis meja dan bowling. (B-AN/jr)
