BENDERRAnews, 9/9/17 (London): Laju Manchester United terhenti. Mereka gagal meneruskan trend kemenangan,setelah pasukan Jose Mourinho itu ditahan imbang Stoke City dengan skor 2-2 pada Liga Inggris pekan keempat di Stadion Bet365, Sabtu malam (9/9/17).
Stoke mencetak dua gol dari aksi Choupo-Moting, sedangkan Manchester United mencetak angka melalui sundulan Rashford dan gol Lukaku di babak kedua.
Walaupun hanya membawa satu poin, namun MU tetap berada di pucuk klasemen sementara Liga Inggris dengan perolehan 10 poin dari empat laga. Sedangkan Stoke City diurutan 10 mengumpulkan lima poin.
Pada jalannya laga, Manchester United tertinggal 0-1 saat Choupo-Moting mencetak gol ke gawang De Gea melalui skema serangan cepat yang dibangun Fletcher kepada Diouf. Bek sayap asal Senegal itu kemudian melayangkan umpan diagonal yang dieksekusi sempurna oleh Choupo-Moting pada menit 43.
Namun keunggulan Stoke tak bertahan lama. Tiga menit setelah gol itu, MU menyamakan kedudukan dari sundukan Rashford yang meneruskan tendangan penjuru Mkhitaryan.
Tim berjuluk Setan Merah itu berbalik memimpin 2-1 pada menit 60 berkat gol Romelu Lukaku yang tercipta dari serangan balik cepat oleh Darmian. Bek asal Italia itu kemudian mengoper bola kepada Mkhitaryan yang memberikan bola matang untuk Lukaku.
Sayang keunggulan MU tidak bertahan lama. Pada menit 63 Choupo-Moting menjebol gawang De Gea untuk kedua kalinya dari umpan Shaqiri. Skor 2-2 bertahan hingga laga usai, demikian Skysports.
Susunan pemain:
Stoke City (3-4-3): Butland; Zouma, Wimmer, Cameron; Diouf, Fletcher, Allen, Pieters; Shaqiri, Choupo-Moting, Jese.
Cadangan : Grant, Tymon, Martins Indi, Adam, Sobhi, Berahino.
Manchester United (4-3-3): De Gea; Valencia, Bailly, Jones, Darmian; Herrera, Matic, Pogba; Mkhitaryan, Lukaku, Rashford.
Cadangan : Romero, Smalling, Blind, Carrick, Lingard, Mata, Martial.
Kane dwigol
Sementara itu, Tottenham Hotspur mempermalukan Everton dengan skor 3-0 pada pertandingan pekan keempat Liga Inggris di Stadion Goodison Park, Sabtu.
Spurs meraih kemenangan cukup telak berkat dua gol yang diciptakan Harry Kane dan satu gol Christian Eriksen.
Pasukan Mauricio Pochettino itu pun naik ke posisi lima klasemen sementara mengumpulkkan tujuh poin, sedangkan Everton turun ke posisi 15 dengan empat poin.
Spurs membuka pertandingan dengan dua peluang yang diciptakan Eriksen dan Moussa Sissoko yang berawal dari umpan silang Ben Davies.
Harry Kane membawa Tottenham memimpin 1-0 melalui sepakannya yang mengantar bola masuk ke sudut atas gawang Everton berkat umpan pendek Kieran Trippier pada menit 28.
Itu merupakan gol ke-100 Kane untuk Spurs.
Christian Eriksen menggandakan keunggulan Spurs pada menit 42 memanfaatkan sepakan Davies yang terlepas dari tangkapan kiper Everton.
Sepakan jarak dekat Harry Kane pada awal babak kedua meneruskan umpan Ben Davies memastikan Tottenham menang 3-0 atas Everton, demikian Skysports.
Susunan pemain:
Everton (4-2-3-1): Pickford (GK); Martina, Keane, Williams, Baines; Gueye, Klaassen; Sigurdsson, Schnerderlin, Ramirez; Rooney
Cadangan : Stekelenberg, Jagielka, Mirallas, Davies, Vlasic, Calvert-Lewin, Holgate
Tottenham (4-3-2-1): Lloris (GK); Trippier, Alderweireld, Vertonghen, Davies; Sanchez, Sissoko, Dier, Eriksen, Alli, Kane
Cadangan : Vorm, Son, Llorente, Dembele, Aurier, Winks, Walker-Peters
Ketajaman Morata
Dari Stadion King Power dilaporkan, Alvaro Morata terus membuktikan ketajamannya dengan kembali mencetak gol saat Chelsea menaklukkan Leicester City dengan skor 2-1 pada Liga Inggris pekan keempat, Sabtu (9/9/17).
Alvaro Morata mencetak gol dalam tiga pertandingan dari empat laga Chelsea di Liga Inggris antara lain saat kalah 2-3 dari Burnley, menang 2-0 atas Everton dan 2-1 melawan Leicester.
Tambahan tiga poin ini membuat The Blues mempertahankan tren kemenangan dalam tiga laga terakhir dan membuat mereka naik ke posisi tiga klasemen sementara dengan perolehan sembilan poin, sedangkan The Foxes di posisi 17 dengan tiga angka.
Chelsea membuka keunggulan 1-0 saat bek Leicester, Morgan, tak mampu menghalau bola yang disundul Alvaro Morata pada menit 41. Gol itu bermula dari umpan silang Azpilicueta yang dilepaskan dari sisi sayap.
Pada awal babak kedua, Kante mencetak gol ke gawang mantan klubnya melalui sebuah sepakan mendatar setelah menerima operan dari Rudiger. Chelsea pun memimpin 2-0.
Leicester memperkecil ketertinggalan melalui sepakan penalti Jamie Vardy menyusul pelanggaran penjaga gawang Thibout Courtois terhadap penyerang asa Inggris itu pada menit 62.
Vardy memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan menjelang laga berakhir, manun sepakannya melenceng beberapa inci ke sisi gawang The Blues, skor 2-1 bertahan hingga laga berakhir, demikian Skysports, sebagaimana dilansir ‘Antara’. (B-AN/jr)
Susunan pemain:
Leicester (4-4-2): Schmeichel; Simpson, Morgan, Maguire, Fuchs; Albrighton, Ndidi, James, Mahrez; Slimani, Vardy.
Cadangan : Chilwell, Gray, Iheanacho, King, Hamer, Amartey, Ulloa.
Chelsea (3-5-1-1): Courtois; Rudiger, Luiz, Azpilicueta; Moses, Bakayoko, Fabregas, Alonso; Pedro; Morata.
Cadangan : Caballero, Willian, Hazard, Drinkwater, Batshuayi, Zappacosta, Christensen.



