Alarm !!! Madrid gagal raih poin penuh usai diimbangi Levante, hasil yang bikin Zidane jijik

BENDERRAnews, 4/2/18 (Valencia): Klub ibukota Spanyol, Real Madrid gagal meraih poin penuh usai diimbangi Levante 2-2. Sang kiper Keylor Navas menyebut timnya kehilangan konsentrasi setelah unggul.

Dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/18) dini hari WIB, Madrid unggul lebih dulu lewat tandukan Sergio Ramos. Tapi, Levante mampu menyamakan kedudukan lewat Emmanuel Boateng.

Di paruh kedua, Isco kembali membuat Madrid unggul. Tapi, Madrid malah membiarkan Giampaolo Pazzini mencetak gol untuk Levante pada menit ke-89.

Statistik menunjukkan Madrid tampil dominan dalam penguasaan bola, hingga 72 persen dan membuat 23 percobaan dengan sembilan yang on goal. Sebaliknya, Levante menunjukkan penampilan efektif dengan membuat 12 attempt dan empat yang tepat sasaran.

Navas menilai rekan-rekannya sudah tampil maksimal dengan mampu menguasai jalannya pertandingan. Tapi, justru mereka kehilangan konsentrasi setelah unggul.

“Itu sulit. Tim sudah mencoba, namun hasilnya tak sesuai harapan. Kami harus menyadari kalau kerja keras menjadi satu-satunya kunci untuk tetap unggul,” kata Navas seperti dikutip situs resmi klub.

“Di dalam pertandingan, kami harus berkonsentrasi penuh selama 90 menit untuk meraih kemenangan. Ini salah satu pertandingan yang bisa kami kontrol, namun mereka membuat satu peluang dan berhasil menciptakan gol. Saya melihat banyak peluang untuk membalikkan keunggulan lagi,” ujar dia.

Dengan hanya mampu menambah satu poin, Madrid pun tak beranjak dari posisi keempat di papan klasemen. Mereka mengantongi 39 poin dari 21 pertandingan.

Peringkat itu membuat Navas meminta skuat Madrid tak terpecah belah. Dia juga mengharapkan dukungan fans.

“Ini waktunya untuk lebih solid. Saya berharap fans yang datang ke stadion adalah fans yang percaya kalau kami mampu terus melaju karena itulah yang kami butuhkan saat ini,” ujar Navas.

“Di setiap momen yang sulit, seluruh pemain wajib mengeluarkan potensi yang dimilikinya,” dia menambahkan.

Dengan hasil ini, Madrid masih terpaku di peringkat empat dengan 39 poin dari 21 pertandingan. Apabila Barcelona mampu meraih kemenangan atas Espanyol, Minggu (4/2/18) malam nanti, maka selisih poin keduanya akan melebar menjadi 21 poin.

Alarm hadapi PSG

Performa ini merupakan alarm bagi Real Madrid, agar El Real jangan sampai membuat kesalahan serupa saat menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Madrid diimbangi Levante 2-2 meski selalu unggul lebih dulu dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/18) dini hari WIB. Memimpin kedudukan 1-0 lewat tandukan Sergio Ramos, namun Madrid kemudian diimbangi Levante lewat gol Emmanuel Boateng. Kembali unggul 2-1 lewat Isco, gawang Keylor Navas kembali kebobolan oleh gol Giampaolo Pazzini.

Padahal, dari sisi penguasaan bola Madrid tampil dominan. Los Blancos membuat 72 persen ball possession dengan attempt 23 dan sembilan yang on goal.

Gelandang bertahan Madrid, Casemiro, meminta agar skuat Madrid tak menyepelekan lawan, meskipun di di atas kertas mereka lebih diunggulkan. Menurutnya, dengan tanpa poin penuh, permainan bagus tak bermakna apapun.

“Dua kesalahan menjadi sumber terjadinya gol lawan dan itulah sepakbola. Untuk menganalisis pertandingan kalian harus mampu menilai lawan dan fans, yang memberi semangat mereka. Kami tampil bagus, menguasai pertandingan, namun dua kesalahan membuat kami kebobolan dua gol,” ujar Casemiro seperti dikutip situs resmi klub.

Hasil negatif itu menjadi bekal kurang sip bagi Madrid yang akan menghadapi tim kuat PSG pada babak 16 besar Liga Champions. Casemiro pun meminta agar kesalahan serupa tak terulang lagi.

“Kalian harus fokus satu demi satu pertandingan. Kami bertumbuh, bermain bagus, dan kami telah menunjukkan penampilan bagus. Tapi, kami tahu kalau kami tak boleh membuat kesalahan karena PSG akan menghukum kami,” ujar Casemiro.

“Kami tahu (gelar) La Liga sudah nyaris tidak mungkin, kami harus memperbaiki diri, sebab ini adalah kompetisi yang penting dan memberikan kami kepercayaan diri. So, kami harus fokus satu demi satu pertandingan,” dia menambahkan.

Zidane geram

Real Madrid gagal menang atas Levante meski sempat unggul hingga dua kali. Zinedine Zidane pun geram dengan hasil akhir pertandingan.

“Kenyataannya adalah pertandingan ada di bawah kendali dan kami sudah melakukan bagian tersulitnya, yaitu mencetak gol,” Zidane mengatakan seperti diwartakan Sport.

“Kami mencetak gol kedua, 2-1, tapi kami membuat dua kesalahan dan mereka mencetak dua gol ke gawang kami. Sulit untuk memahaminya setelah apa yang terjadi pekan lalu, juga di Valencia (menang 4-1).”

“Saya tidak kecewa, saya jijik, ini sulit diterima. Jijik dengan hasilnya jika mempertimbangkan bagaimana kami bermain di babak pertama.”

Hasil ini menghambat upaya Madrid untuk menjaga momentum. Sebelum diimbangi Levante, Los Blancos sempat membukukan dua kemenangan beruntun masing-masing atas Deportivo La Coruna dan Valencia.

“Ini berarti kami masih harus bekerja lebih keras. Gol kedua (Levante) seharusnya bisa kami hindari setelah kami mencetak gol kedua. Itu menjengkelkan karena kami sudah melatih iyu. Kami tahu rivalnya, bahwa di serangan balik bisa membahayakan,” demikian Zinedine Zidane menyatakan, seperti dilansir ‘Detik.com’. (B-DC/jr)

Exit mobile version