Kaget !!! Aktivis dan politisi Sulut tak menyangka dipercayakan Direktur Kampanye Nasional Jokowi-KH Ma’ruf Amin

BENDERRAnews, 17/8/18 (Jakarta): Jalan politik Benny Rhamdany yang mengawali kariernya sebagai aktivis mahasiswa Unsrat, kini kian menasional.

Sebagai aktivis, dia memulai aksi pergerakannya bersama Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Manado, karena ketertarikannya yang kuat terhadap ajaran-ajaran Bung Karno (Marhaenisme dan Pancasilais), di medio dekade 1990-an. Lalu, Benny kemudian didaulat memimpin Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Manado, karena dia memang seorang nahdliyin di lingkup Nahdlatul Ulama, Ormas Islam terbesar di Indonesia.

“Jadilah Benny sebagai sosok aktivis yang Marhaenis-Nahdliyin, sebuah kombinasi spirit dahsyat yang terus menghentarnya terus bergelut di tengah rakyat, sehingga pernah diamanatkan menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulaeesi Utara (Sulut) bersama sejumlah seniornya,” tulis seorang kader marhaen (Marhaenis) yang lebih dulu datang berkiprah di ibukota negara.

Kini, Benny selaku Senator (Anggota DPD RI) asal Sulut, menjadi salah satu andalan dari rakyat di Bumi Nyiur Melambai, bersama beberapa rekannya, seperti Marhanny Pua, Steva Liow, dan Febian Sarundajang. Mereka merupakan figur-figur muda yang meraih suara-suara rakyat RI di Sulut lewat Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 lalu. Dan kebetulan semuanya juga bergabung dalam barisan Ormas Generasi Penerus Perjuangan Merah Putih 14 Februari 1946 (GPPMP).

Marhanny di posisi Dewan Pembina GPPMP, sementara Benny dan Steva masing-masing sebagai Wakil Ketua Tim Satkersus DPP GPPMP. Sedangkan Febian menjadi salah satu Waketum DPP GPPMP.

Kembali ke barisan Parpol

Menjelang Pileg (serentak dengan Pilpres 2019) mendatang, Marhany bersama Benny yang menjadi sosok-sosok pimpinan di unit-unit DDP RI, rupanya memilih kembali ke barisan Parpol.

Marhany kini terdaftar di DCS DPR RI mewakili Partai Golkar, sementara Benny dari Partai Hanura. Dua partai ini merupakan anggota Koalisi Parpol Pendukung Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sebagai Capres dan Cawapres.

Nah, khusus Benny, tugasnya cukup padat, karena menjadi Ketua DPP Hanura Bidang Pemenangan Pemilu, di bawah komando Ketumnya, Osman Sapta Odang (OSO).

Namun, agaknya dirinya yang punya latar aktivis, dengan kemampuan intelektual dan pengalaman otodidaknya sangat luas, didukung jaringan hebat, mendorong OSO mempercayakan Benny sebagai salah satu wakil utama DPP Hanura di Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

Benny terkejut jadi direktur kampanye

Ketika jadi salah satu politisi Hanura yang diutus OSO di Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, itu tak jadi masalah bagi Benny Rhamdani. Dia memang terbiasa siap hadapi aneka tantangan.

Tetapi, ketika mengetahui namanya jadi salah direktur TKN, dia pun kaget. “Saya terus terang sangat terkejut saat ditunjuk sebagai Direktur Kampanye dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Posisi Direktur Kampanye sangat strategis dan maha penting untuk sebuah hajatan politik Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden,” ungkap Benny Rhamdani, seperti dilansir BeritaManado.com, Kamis (16/8/18).

Betapa tidak, bagi Senator RI Dapil Sulut, masih banyak tokoh nasional yang lebih hebat dan memiliki segudang pengalaman penting serta lebih pantas untuk menempati posisi itu.

Namun, karena ini amanat dan kepercayaan, Benny menyatakan siap beraksi dan bertarung. “Sekali lagi saya tegaskan, direktur kampanye ini sangat strategis dan maha penting tugasnya. Maka, otomatis memaksa saya berpikir keras, bagaimana saya bisa membagi waktu dalam merancang strategi kampanye pemenangan Pak Jokowi-KH Ma’ruf Amin sampai pada urusan mempersiapkan seluruh Jurkam dan pelatihan Jurkam dari tingkat pusat sampai daerah,” jelasnya.

Minta pertimbangan dan dukungan senior

Memang, menurut Benny, ada kesibukan kerja-kerja politik sebagai Caleg DPR RI dari Partai Hanura, yang tentunya harus lebih sering turun ke daerah. Tapi masalah ini (direktur kampanye nasional) tentu hal yang sangat serius.

“Karena itu, saya bahkan sempat berpikir untuk mengundurkan diri atau menolak jabatan sebagai direktur kampanye tersebut, tetapi saat ini saya masih meminta pertimbangan berbagai pihak,” ujar Benny.

Tetapi, beberapa senior dan rekan seperjuangan malah semakin menyokongnya.

Lebih dari itu, dia bersyukur dan mengapreasisi kepercayaan atas dirinya ini. ‘Saya berterima kasih kepada Pak Jokowi dan KH Ma’ruf Amin atas kepercayaan yang sangat besar kepada saya,” tutur Benny Rhamdani.

Hal sama dialamatkan Benny kepada sejumlah seniornya, yang terus memberi suntikan semangat kepadanya, seperti Freddy Roeroe, Elisa Regar dan Rio Sumual.

“Benny ini kini salah satu aset kader politik Sulut yang pantas kita dukung. Laki-laki pemberani berdarah blasteran Sunda-Bolmong-Minahasa ini sudah terbukti mampu mengemban misi nasionalis-reigius dan sanggup bertarung di forum nasional. Dia paling patut menjadi Anggota DPR RI 2019, karena dipastikan mampu bersaing di medan perpolitikan nasional,” demikian Freddy Roeroe yang juga Dewan Penasihat GPPMP. (B-BM/jr)

Exit mobile version