BENDERRAnews, 29/8/18 (Lippo Village): Sehubungan dengan perayaan HUT ke-73 Kemerdekan RI, Siloam Hospitals Lippo Village bersama Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia menyelenggarakan operasi celah bibir dan langit langit mulut.
Aksi bersama Siloam Hospital Lippo Village (SHLV) dan Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Indonesia (PABMI) itu melibatkan pula17 rumah sakit di delapan proppvinsi dengan 45 dokter gigi spesialis.
Dalam rilis yang diterima redaksi, Rabu (29/8/18) ini, disebutkan, sebagai salah satu rumah sakit swasta yang terlibat, SHLV tampil dengan dipimpin oleh drg Andi Setiawan Budihardja, Sp.BM (K) selaku Ketua Tim Dokter Siloam Cleft Centre,
“Serentak dalam satu hari, sebanyak 250 pasien berhasil dioperasi melalui 17 rumah sakit yang tersebar di delapan provinsi, ” sebut drg Andi, Minggu (26/8/18) di Siloam Hospitals Lippo Village, di Karawaci, Tangerang, Banten.
Piagam Muri
Atas keberhasilan tersebut, pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), Jaya Suprana menyerahkan piagam Muri kepada Ketua PABMI, drg M Syafrudin Hak, Sp.BM (K) di Siloam Hospitals Lippo Village (SHLV) dan disaksikan oleh seluruh pengurus PABMI, para dokter ahli spesialis bedah mulut dan direktur dari 17 rumah sakit serta perwakilan Smile Train, organisasi non profit pendukung utama aksi sosial tersebut.
CEO SHLV, Jennifer Hendra mengatakan, bibir sumbing merupakan kondisi cacat khusus yang menyebabkan ketidaksempurnaan pada struktur bibit atau bagian langit mulut.
“Setiap tahun ada sekitar 8000 bayi di Indonesia lahir dengan kondisi bibir sumbing. Kelainan itu dapat menyebabkan gangguan estetik, mastikasi, malnutrisi dan psikososial. Seluruh operasi dilakukan tanpa ada pungutan biaya dan seluruh pasien telah menjalani operasi dengan baik, ” tutur Jennifer Hendra.
‘Siloam Cleft Center’
Kin8 Siloam Hospitals Lippo Village di Karawaci Tangerang memiliki Siloam Cleft Center yang berdiri sejak 7 Februari 2018.
Disebutkan, ‘Siloam Cleft Center’ merupakan tempat penanganan untuk anak kecil baru lahir dan orang dewasa yang mengalami celah bibir dan langit langit mulut untuk dioperasi atau pernah dioperasi serta menginginkan koreksi.
Penanganan melibatkan dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu. (B-r/JR/jr)
