15.8 C
New York
Tuesday, May 26, 2026

Buy now

spot_img

Khusus !!! Di Harlah ke-93 dan konsolidasi “Satu Abad NU”, Ulama doakan kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin

BENDERRAnews, 2/2/19 (Jakarta): Dalam acara Harlah ke-93 dan konsolidasi “Satu Abad NU” di Jakarta Convention Centre, Kamis (31/1/19), Rais Aam PBNU, KH Miftahul Ahyar, memanjatkan doa khusus bagi Jokowi dan Kiai Maruf Amin saat memberi doa penutup.

“Ya Allah berikan kemenangan kepada Jokowi Maruf, seperti Engkau menundukkan lautan untuk Musa,” demikian doa yang terucap dari KH Miftahul Ahyar dalam acara tersebut.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKNI) Jokowi Amin, Maman Imanulhaq yang hadir menyertai Presiden Jokowi merasa sangat bahagia dengan doa tulus Kiai Khas tersebut. “Ini menunjukkan dukungan nyata para ulama untuk kemenangan pasangan Capres Cawapres 01 Jokowi-Kiai Maruf Amin,” katanya.

Maman menambahkan doa yang diamini para ulama para pengurus NU se-Indonesia dan sebagian besarnya merupakan pemangku pondok pesantren memberi keyakinan kepada umat, Jokowi dan Maruf Amin ialah pilihan terbaik untuk Indonesia maju.

Jokowi merupakan sosok sederhana yang memegang prinsip kehidupan, seperti kesetiaan terhadap kebenaran, keadilan, kejujuran, dan kerja keras. Jokowi terbukti memperjuangkan aspirasi umat Islam dan terus mendukung moderasi Islam yang toleran, damai, dan progresif.

Dukungan Ketum PBNU

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) K.H Said Aqil Siradj juga mendoakan langsung, supaya Capres petahana Joko Widodo memenangi Pilpres 2019. Said tak sungkan bicara di depan publik untuk mendoakan Capres Nomor Urut 01 itu.

“Ini bukan kampanye, bukan. Cuma mendoakan mudah-mudahan bapak insinyur Jokowi diberikan kekuatan lahir dan batin oleh Allah. Diberi petunjuk Allah, sehingga mendapatkan kemenangan dan kesuksesan. Ini mendoakan, bukan kampanye,” ujar Said Aqil.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah itu, juga mendoakan supaya Pilpres 2019 berlangsung aman dan nyaman. Said pun mengajak agar para anggotanya ikut peran serta dalam menyukseskan pemilu. Selain itu, ia juga meminta para kadernya mendoakan kemenangan Jokowi.

“Oleh karena itu, dalam menyongsong pemilu yang akan datang baik itu pilpres maupun pileg, mari NU menyukseskan pemilu itu dengan damai, aman, nyaman, santai, bila perlu habis nyoblos dangdutan,” tuturnya.

Komitmen kebangsaan

Sebelumnya, Jokowi yang hadir Harlah NU ke-93, juga memberikan sambutan. Di hadapan para kiyai NU, Jokowi mengatakan kalau ia sangat sejuk jika berada di tengah-tengah NU.

Jokowi memuji Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi massa yang memiliki komitmen keagamaan sekaligus komitmen kebangsaan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyinggung soal media sosial yang saat ini banyak dipenuhi oleh saling menghina, mencela dan menjelekkan. Menurutnya, banyak masyarakat yang lupa mengenai nilai keagamaan, etika, budi pekerti, tata krama, dan sopan santun.

Oleh karena itu, Jokowi mengajak seluruh kader NU untuk membuat adem masyarakat. “Saya menitipkan ini karena saya meyakini, NU lah yang memiliki komitmen keagamaan sekaligus komitmen kebangsaan yang tidak perlu diragukan lagi,” ulas Jokowi.

“Saya selalu merasa adem kalau hadir bersama para kyai dan jamaah NU,” ujarnya.

Jokowi menegaskan bahwa Indonesia berbeda dengan negara-negara lain. Keberagaman dan perbedaan di Indonesia, kata dia, telah hukum Allah yang harus terus dirawat. “Sehingga nilai toleransi, saling menghargai, menghormati, harus terus kita kembangkan,” ungkap Jokowi, seperti dilansir ‘BeritaSatu.com’. (B-BS/jr)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -spot_img

Latest Articles