BENDERAnews, 20/4/18 (Jakarta): Bergerak semakin agresif, PT Link Net Tbk menyatakan akan kian mengembangkan jaringannya. Bahkan, di tahun 2018ini, Link Net menargetkan bisa memperluas cakupan jaringan home passes ke 180.000 rumah.
Head of Investor Relations Link Net, Joel Ellis, mengungkapkan, pihaknya optimistis bisa meningkatkan pendapatan lantaran pengalaman perusahaan yang konsisten mencatatkan pertumbuhan double digit setiap tahun.
“Bisnis broadband Link Net memiliki pengalaman pertumbuhan double digit, baik pendapatan maupun laba setiap tahunnya sejak perusahaan melantai di bursa pada tahun 2014,” ungkap Joel, sebagaimana dilansir Kontan.co.id, belum lama berselang.
Joel menyebutkan, sepanjang 2017, perusahaan berkode saham LINK di Bursa Efek Indonesia itu sudah memperluas cakupan jaringannya ke 174.000 rumah, naik sekitar 13,7% dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 153.000 rumah terkoneksi.
Penetrasi broadband
Tahun ini, menurutnya, pihaknya menargetkan bisa menjangkau hingga 180.000 rumah terkoneksi internet (home passes).
Disebut Joel, penetrasi broadband dengan kecepatan tinggi di Indonesia masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang lainnya di Asia.
“Misalnya, hanya tiga persen populasi di Indonesia yang mempunyai akses kecepatan di atas 1Mbps. Sehingga, saya menduga permintaan broadband di Indonesia akan meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya.
Menyoal persaingan atau kompetisi, kata Joel, hal itu sesuatu yang biasa. Untuk menghadapi persaingan dalam bisnis broadband, Link Net akan berinvestasi dalam rangkaian produk, jaringan, dan pelanggan. Beberapa kota yang dibidik untuk ekspansi tersebut adalah Jakarta, Surabaya, dan Bandung. (B-KT/jr)
