Canda !!! Jokowi di hadapan 10.000 pengusaha dan komunitasnya: “Mau memilih yang didukung organisasi yang itu?”

BENDERRAnews, 21/3/19 (Jakarta): Joko Widodo alias Jokowi, Capres Nomor Urut 01, kembali mendapat dukungan penuh dari sekitar 10.000 pengusaha yang tergabung dalam organisasi Kadin Indonesia, Apindo dan Iwapi serta beberapa komunitas bisnis, juga kaum pekerja nasional lainnya.

Pada pertemuan acara bertajuk “Deklarasi 10.000 Pengusaha untuk Jokowi – Amin” di Istora, Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/3/19) itu, nampak hadir pengusaha Garibaldi Thohir, Tim Ahli dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, yakni Muhammad Lutfi, dan Pengusaha Arifin Panigoro.

Di hadapan massa tersebut, Jokowi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk tak Golput dan memberikan hak pilih saat pencoblosan 17 April mendatang. Karena menentukan nasib negara ke depan, Jokowi meminta agar benar-benar memilih pemimpin yang tepat.

Di hadapan para pengusaha dan komunitasnya, termasuk kaum pekerja yang mendeklarasikan dukungan di Gedung Istora, Senayan, Jakarta, Kamis (21/3/19) malam, Jokowi meminta agar para pengusaha bergerak.

Ajak seluruh keluarga, kawan, tetangga, dan seluruh karyawan agar berbondong-bondong ke TPS. Hari pencoblosan yang dekat dengan masa libur kerap membuat banyak orang memilih untuk berlibur. Jokowi meminta agar rakyat memastikan diri mencoblos dulu baru berlibur.

“Silakan jam 10.00 pagi berangkat liburan asalkan jam 08.00 nya mencoblos dulu,” kata Jokowi.

“Jangan biarkan satu orang pun Golput. Karena ini menentukan arah negara ke depan. Bapak ibu mau, memilih yang didukung oleh… organisasi-organisasi yang itu?” kata Jokowi, seperti dilansir BeritaSatu.com.

Ribuan orang tertawa dan bertepuk tangan seakan mengerti maksud Jokowi, dan kompak menjawab ‘tidak’.

“Saya tak menyebut (organisasinya, Red) tapi sudah tahu sendiri kan? Inilah yang saya sampaikan,” ujar Jokowi lagi.

“Jangan takut ditakut takuti. Tidak perlu takut karena kita dijaga oleh TNI dan Polri. Saya sudah perintahkan panglima TNI dan Kapolri untuk menjaga proses demokrasi negara kita dijadikan contoh oleh negara-negara lain,” tegasnya.

‘Silent mayority’

Kini semakin menyeruak keluar mereka yang selama ini menjadi bagian dari ‘silent mayority’ di Indonesia.

Sesudah para alumni berbagai perguruan tinggi dan SMA dari seantero negeri, yang merupakan kelompok intelektual, juga para santri, kiay, kaum perempuan/’emak-emak’, aktivis petani maupun buruh, pekerja, tak ketinggalan pula sekarang, kalangan pebisnis serta pengusaha. Dan pasti, masih akan ada banyak komunitas lagi.

Nah, hari Kamis (21/3/19) ini, Presiden RI Joko Widodo didampingi para pengusaha dari Kadin Indonesia, Apindo, Iwapi hadir di “Deklarasi 10.000 Pengusaha untuk Jokowi-Amin” di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Petahana Joko Widodo memaparkan kinerja seperti pembangunan infrastruktur Tol Trans Sumatera, Trans Jawa, Trans Papua, MRT, BBM Satu Harga, dan Peningkatan Pajak serta rencana peluncuran kartu kuliah untuk kemudahan generasi muda ke jenjang perguruan tinggi dan kartu pra kerja yang diberikan pada lulusan jika ingin masuk ke dunia kerja untuk mengikuti pelatihan kerja di dalam maupun di luar negeri secara gratis serta mendapat insentif.

Acara tersebut, ditutup dengan doa syukur bersama sembari memohon tuntunan serta penyertaan Tuhan atas jalannya pesta demokrasi yang berujung pada Pemilu 17 April 2019. (B-BS/jr)

 

 

 

 

Exit mobile version