Peduli !!! Siloam Hospitals TB Simatupang buka layanan Pusat Okupasi, demi turunkan tingkat resiko kecelakaan kerja

BENDERRAnews, 21/3/19 (Jakarta): Satu lagi gebrakan berwujud keperdulian Siloam Hospitals TB Simatupang bagi pengingkatan kesejahtan para pekerja kita.

Dilaporkan, demi menurunkan tingkat resiko kecelakaan kerja, pihak Siloam Hospitals TB Simatupang memang terus berupaya melakukan beragam layanan, di antaranya dengan membuka Pusat Okupasi dengan dokter spesialis kesehatan kerja.

Direktur Siloam Hospitals TB Simatupang, Dokter Harijanto Solaeman, mengemukakan hal tersebut, di sela Media Gathering Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bersama Siloam Hospitals TB Simatupang, yang diisi dengan bincang kesehatan bertema “Cepat, Tepat dan Tanggap, Penanganan Emergency pada Kasus Trauma dan Kecelakaan Kerja, Rabu (20/3/19) kemarin.

“Sejak tahun 2001 hingga saat ini, faktanya bahwa trauma dan kecelakaan kerja terus meningkat khususnya di Siloam Hospitals TB Simatupang,” ungkapnya, seperti dirilis Tim Media Siloam Hospitals Group.

Inisiatif buka layanan okupasi

Karena banyaknya perusahaan yang membutuhkan rujukan atau rekam medis  kesehatan para pekerjanya, sehingga menurutnya, Siloam Hospitals TB Simatupang berinisiatif untuk membuka layanan okupasi.

“Melalui pusat kesehatan kerja ini, perusahaan-perusahaan bisa melakukan screening kesehatan bagi karyawannya, agar bisa terhindar dari resiko penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan,” jelas dokter Harijanto.

Dokter Harijanto melanjutkan, layanan okupasi akan menghindari serangan mati mendadak yang seringkali terjadi pada para pekerja.

“Ada orang yang sehat dari rumah, tiba-tiba saat hendak berangkat kerja, lalu di jalan terkena serangan jantung, karena dia dan keluarganya tidak tahu bahwa korban ternyata memiliki riwayat penyakit jantung,” ungkapnya.

Selain membuka layanan layanan kesehatan kerja, Siloam Hospitals TB Simatupang yang sudah lama bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan ini juga selalu melakukan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja pada perusahaan maupun sekolah di sekitar rumah sakit tersebut.

“Kami ingin selalu turut berpartisipasi dalam program pemerintah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat. Dan ternyata banyak juga dari perusahaan-perusahaan tersebut yang masih awam untuk melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), seperti misalnya bagaimana menolong pekerja yang terkena serangan jantung, stroke, patah tulang dan sebagainya,” ujarnya lagi.

Dikatakan, melalui edukasi termasuk yang dilakukan pada kegiatan gathering ini, pihaknya ingin mensosialisasikan bagaimana pertolongan yang cepat, tepat dan tanggap.

“Ini penting, agar resiko trauma dan kecelakaan kerja bisa dihindari,” katanya.

Terkait itulah, pihaknya menghadirkan Dr dokter Ferry Senjaya, SpBS, IFAANS, dokter Dwi Purnomo, SpOT(K), dokter gigi Irwansyah, SpBM, sebagai dokter spesialis yang sering menangani kasus emergency trauma serta kecelakaan kerja.

Kualitas pelayanan lengkap

Dilaporkan, hadir juga dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Cilandak, Achmad Fadillah.

“BPJS Ketenagakerjaan telah melakukan banyak kerjasama dengan berbagai rumah sakit untuk masalah kecelakaan kerja. Namun demikian kami memilih rumah sakit dengan kualitas pelayanan yang lengkap, salah satunya adalah Siloam Hospitals TB Simatupang,” ujar Achmad Fadilla.

Di sini, menurutnya, pasien trauma atau kecelakaan kerja akan mendapat pengobatan dan perawatan hingga bisa kembali bekerja.

Pada kesempatan itu, Fadillah bersama Siloam TB Simatupang meluncurkan paket “Karyawan Sehat” melalui medical check up (MCU) harga hemat dengan hanya menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami berharap kerjasama ini bisa terus berlanjut, sehingga masalah trauma dan kecelakaan kerja bisa diatasi dengan baik,” demikian Achmad Fadillah. (B-r/jr/jr)

Exit mobile version