TAKTIKINFO – Syarat utama untuk naik pangkat menjadi jenderal bintang dua (Mayor Jenderal) di tubuh TNI Angkatan Darat adalah harus menduduki jabatan struktural golongan perwira tinggi (Pati) yang membutuhkan kepangkatan tersebut.
Selain itu, perwira tersebut harus lulus seleksi dewan kepangkatan, memiliki rekam jejak yang baik, dan memenuhi syarat administrasi.
Kenaikan pangkat ini sepenuhnya merupakan kewenangan pimpinan instansi dan membutuhkan Keputusan Presiden (Keppres).
Proses dan kriteria mendasar untuk mencapai posisi perwira tinggi bintang dua meliputi jabatan yang sesuai, perwira tersebut harus menjabat di posisi kepangkatan bintang dua seperti Panglima atau jabatan eselon setara lainnya.
Sebelum kenaikan pangkat bintang dua, perwira tersebut memiliki rekam jejak penugasan yang cemerlang, pendidikan pengembangan karier yang lengkap (seperti Sesko TNI atau Sespimti), serta bebas dari catatan pelanggaran disiplin dan hukum.
Berikut Tiga Putra Terbaik asal Sulawesi Utara (Sulut) yang kini mencapai pangkat Jenderal Bintang Dua (Mayjen) TNI Angkatan Darat dan jabatan yang diemban.
Rano Maxim Adolf Tilaar
Rano Maxim Adolf Tilaar, lahir 4 Juni 1969, adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 31 Juli 2025 mengemban amanat sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil).
Rano Tilaar panggilan akrabnya resmi menyandang pangkat bintang dua (Mayor Jenderal TNI) pada tahun 2023, ketika ia diangkat menjadi Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta dan kemudian menjabat sebagai Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lemhannas.
Rano, lulusan Akademi Militer 1993 ini berpengalaman dalam Infanteri (Kopassus). Jabatan Rano Tilaar saat ini adalah sebagai Gubernur Akademi Militer (Akmil).
Riwayat Jabatan
Pama Kopassus (1994)
Dan Unit Para Komando Kopassus (1995)
Danton Parako Yon 22 Kopassus (1996)
Dantim Yon 31 Sandi Yudha Kopassus (2001)
Danden Yon 31 Sandi Yudha Kopassus (2002)
Wadanyon 33 Sandi Yudha Kopassus (2004)
MayorDanyon 33 Grup 3 Sandi Yudha Kopassus (2008)
Dandenma Mako Kopassus (2009)
Letnan Kolonel Dandim 1701/Jayapura (2010—2011)
Kasrem 172/Praja Wira Yakhti (2011)
Dan Satlap II Sat Intel Bais TNI (2014)
Dan Sat Kontra Intel Sat Intel Bais TNI (2015)
Paban Utama A3/Intelijen Ekonomi Bais TNI (2016)
Paban Utama A 4 Dit A4/Sosbud Bais TNI (2017)
KolonelDanrem 074/Warastratama (2020—2021)
Kabidjianbang Strabang Kuatdaya Wilhanrat Seskoad (2021)
Brigadir JenderalDanrem 052/Wijayakrama (2021—2022)
Wakapuspen TNIÂ (2022)
Kaskogartap I/Jakarta (2022—2023)
Staf Khusus Kasad (2023)
Mayor JenderalTenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas (2023—2024)
Gubernur Akmil (2025—Sekarang)
Iroth Sonny Edhie
Iroth Sonny Edhie lahir 15 Juli 1971 adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 15 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Kepala Pusat Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Darat (Kapuskomlekad).
Iroth Sonny Edhie resmi naik pangkat menjadi Mayor Jenderal (bintang dua) pada tanggal 5 Desember 2023. Kenaikan pangkat tersebut diterimanya berdasarkan surat perintah Panglima TNI bersamaan dengan penugasannya sebagai Kepala Pusat Perhubungan TNI Angkatan Darat (Kapushubad).
Iroth Sonny Edhie, merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993 dan mahir dalam bidang Perhubungan. Jabatan saat ini adalah Kepala Pusat Komunikasi dan Elektronika TNI Angkatan Darat.
Riwayat Jabatan
Danton Hub Brigif L 17 Kostrad (1994)
Kaurkom Hub Kostrad (1997)
Dankihub Divisi 1 Kostrad (1999)
Perwira Pertama Bais TNI (2002)
Perwira Staf B-231 Direktorat BÂ Bais TNIÂ (2003)
Asisten Atase Pertahanan KBRI London (2004, kredensial 2005)
Perwira Staf B-42 Direktorat BÂ BAIS TNIÂ (2009)
Asisten untuk urusan publik pada Perutusan Tetap RI di PBB (2010)
Wakil Penasihat Militer pada Perutusan Tetap RI di PBB (2013 – 2014)
Interpreter Menteri Pertahanan (2014 – 2017)
Analis Madya Bidang Kesenjataan Kemhan (2017)
Analis Madya Bidang Sosial Ro Tata Usaha Sekretariat Jenderal Kemhan (2017 – 26 Januari 2019)
Karo TU dan Protokol Setjen Kemhan (11 Februari 2019 – 17 Januari 2020
Dosen Tetap Unhan (Januari 2020 – April 2020)
Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI AD (21 April 2020 – 9 November 2023)
Kapushubad (9 November 2023 – 15 Agustus 2025)
Kapuskomlekad (15 Agustus 2025 – sekarang)
Frega Ferdinand Wenas Ingkiriwang
Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang lahir 5 April 1977, seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 31 Maret 2026 mengemban amanat sebagai Deputi Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional.
Frega Ferdinand Wenas Inkiriwang resmi naik pangkat menjadi Mayor Jenderal (bintang dua) pada 10 Juli 2026 dalam upacara laporan kenaikan pangkat yang mencakup 105 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Kenaikan pangkat ini sejalan dengan penugasannya sebagai Deputi Bidang Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Frega, merupakan lulusan Akademi Militer (1998) ini berasal dari kecabangan Infanteri (Kostrad). Jabatan saat ini adalah Deputi Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (2026).
Riwayat Jabatan
Wadan Den 3 Grup A Paspampres
Danyonif Para Raider 330/TD
Kaspri Pangkostrad
Wakapen Kostrad
Koorspri Kasad
Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara (2022)
Kabaglat Rindam Jaya (2023)
Paban VI/Kermalat Non ASEAN Slatad (2023)
Kepala Biro Humas Setjen Kemhan RI (2024)
Dirjakstrahan Ditjen Strahan Kemhan RI (2025)
Deputi Geostrategi Dewan Pertahanan Nasional (2026).
Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com














