PRIORITAS, 13/9/25 (Jakarta): Tujuh pekerja PT Freeport Indonesia (PTFI) yang terjebak di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, masih belum ditemukan. Demikian informasi yang diterima BeritaTakTikInfo.com.com,Sabtu (13/9/25).
Menurut Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung Tim evakuasi telah berhasil menembus dua terowongan baru untuk mencapai titik lokasi tempat para pekerja diperkirakan berada. Namun, saat jalur tersebut berhasil ditembus, para pekerja justru tidak ditemukan di lokasi tersebut.
“Jadi dua terowongan baru itu sudah sampai di titik lokasi awal, di tempat pegawai yang terjebak tadi. Tetapi yang bersangkutan tidak ada di lokasi,” kata Yuliot di Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat (12/9/25).
Dikatakannya, hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung sejak peristiwa longsor yang menjebak para pekerja terjadi pada Senin (8/9/25), pukul 22.00 WIT.
Dijelaskan Yuliot, lokasi para pekerja diperkirakan berdasarkan komunikasi awal antara tim lapangan dan para pekerja sesaat setelah longsor terjadi. Komunikasi tersebut dilakukan melalui handy talkie (HT). Proses evakuasi sudah berlangsung sekitar 30 jam sejak saat itu.
“Kalau yang 30 jam itu sudah sampai di titik lokasi (dengan) tambahan terowongan baru, tapi ini yang terjebak itu belum ditemukan,” katanya seperti dilansir dari Radiosmartfm.com Sabtu (13/9/25).
Ditambahkan Yuliot saat ini komunikasi antara tim evakuasi dan para pekerja sudah terputus, kemungkinan karena baterai HT telah habis dan tidak tersedia sarana komunikasi lain.
Disampaikannya, proses pencarian terus dilakukan dengan menelusuri jalur-jalur tambang, mengingat struktur tambang Freeport yang sangat kompleks dan terdiri atas terowongan-terowongan berliku. (P-*r/AM)














