PRIORITAS, 7/8/25 (Palu): Lantaran cemburu, seorang laki-laki, KM (42 tahun), tega membakar istrinya sendiri, AN (40). Karena luka bakar yang parah, sang istri meninggal dunia setelah sempat dirawat di rumah sakit. Kini, KM ditahan di Kepolisian Resort (Polres) Palu, Sulawesi Tengah.
Menurut kabar yang diterima BeritaTakTikInfo.com Kamis (7/8/25), kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyita perhatian warga Kota Palu itu terjadi di depan warung makan milik korban di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Mamboro Barat, Kecamatan Palu Utara, Rabu (6/8/25) siang.
Disebutkan, kronologi kejadian bermula saat pelaku mendatangi warung korban dari arah belakang ruko, kemudian menyiramkan bensin ke tubuh korban dan langsung membakarnya. Peristiwa itu disaksikan warga, termasuk seorang saksi yang saat itu sedang memesan kopi.
Warga berupaya memadamkan api dan membawa korban ke rumah sakit. Namun luka bakar yang mencapai sekitar 80 persen, membuat korban tak tertolong.
Kapolres Palu, Kombes Pol Deni Abraham, S.I.K., membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis pagi, 7 Agustus 2025 sekitar pukul 10.00 WITA di RSUD Madani Palu.
“Kami menerima laporan dari jajaran Polsek Tawaeli terkait kejadian ini, dan langsung melakukan koordinasi. Pelaku sempat melarikan diri, namun akhirnya menyerahkan diri ke SPKT Polda Sulteng dan telah kami amankan di Polresta Palu,” ujar Kapolresta kepada wartawan Kamis siang 7/8/25.
Menurut Kombes Denny Abraham, kejadian ini dipicu oleh kecemburuan pelaku terhadap aktivitas usaha milik istrinya. “Pelaku disebut tidak senang korban berjualan karena banyak sopir yang singgah ke warung tersebut. Namun, tindakan membakar korban tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun,” tegasnya.
Situasi sempat memanas di RSUD Madani setelah kejadian, saat keluarga korban melampiaskan emosi dengan melempari kaca jendela rumah sakit. Aparat Polsek Tawaeli Kota Pali langsung bertindak cepat menenangkan situasi dan mengamankan pelaku perusakan. (P-Elkana Lengkong)














