Gelandang Celta Vigo Williot Swedberg (kiri) merayakan keberhasilannya mencetak gol bersama penyerang Iago Aspas (kanan) pada pertandingan Liga Spanyol menghadapi Real Madrid di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (7/12/2025) waktu setempat. (laliga.com)
PRIORITAS, 8/12/25 (Madrid): Real Madrid mengejutkan tumbang di kandang sendiri. Akhiri laga dengan sembilan pemain Los Blancos takluk dari Celta Vigo dengan skor 0-2 di Santiago Bernabeu, Senin (8/12/25) WIB.
Kendati diunggulkan, Real Madrid yang diperkuat trio penyerang Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Arda Guler, gagal membongkar pertahanan Celta Vigo sepanjang babak pertama.
Kiper Celta Vigo, Ionut Radu, tampil gemilang dengan serangkaian penyelamatan atas peluang-peluang emas Madrid di babak pertama. Skor berakhir 0-0.
Bencana bagi tuan rumah terjadi di babak kedua. Celta Vigo berhasil membungkam Bernabeu pada menit ke-53.
Melalui serangan balik cepat, Bryan Zaragoza mengirimkan umpan silang mendatar yang diselesaikan dengan cerdik oleh pemain pengganti, Williot Swedberg.
Gol melalui tumit sepatu
Ia menggunakan tumit luar sepatu. Gol ini mengubah prediksi prapertandingan yang hanya memberikan 13,7% peluang menang bagi Celta.
Situasi Madrid semakin memburuk pada menit ke-64 ketika bek kiri mereka, Fran Garcia, menerima kartu merah.
Setelah sebelumnya mendapat kartu kuning karena pelanggaran profesional. Garcia kembali melakukan tackling keras kepada Swedberg.
Wasit terpaksa mencabut kartu kuning kedua. Madrid harus melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Bermain dengan 10 pemain, Madrid terus menekan dan menciptakan peluang emas, termasuk sundulan Tchouameni dan tendangan Vinicius yang berhasil dimentahkan Radu.
Namun, Celta Vigo justru berhasil menggandakan keunggulan pada masa injury time.
Pada menit ke-90+3, Williot Swedberg kembali mencetak gol, memanfaatkan asis dari Iago Aspas. Swedberg, yang memiliki peluang xG sangat tinggi (0,98), dengan tenang menuntaskan peluang tersebut untuk memastikan kemenangan 0-2 bagi tim tamu.
Satu menit setelah gol kedua, penderitaan Madrid mencapai puncaknya.
Alvaro Carreras diusir wasit dengan kartu merah langsung karena melontarkan kata-kata tidak pantas kepada wasit. Skor 2-0 untuk Vigo bertahan hingga usai pertandingan. (P-wr).














