Begini dampak terlalu banyak kopi saat menyetir
1. Pengambilan keputusan terganggu
Kafein berlebih membuat pengemudi sulit fokus dan mudah panik. James Gibson dari Road Safety GB menilai, banyak pengemudi salah kaprah dengan menjadikan kopi sebagai penangkal kantuk. Ia menegaskan, cara terbaik tetap berhenti dan beristirahat ketika lelah.
2. Tremor atau getaran tubuh meningkat
Sistem saraf yang distimulasi berlebihan membuat tangan atau kaki bergetar, sehingga sulit mengontrol setir dengan stabil.
3. Refleks tubuh melambat
Overstimulasi akibat kafein justru memperlambat reaksi tubuh, padahal refleks cepat sangat dibutuhkan di jalan raya.
4. Gangguan penglihatan dan fokus
Kadar kafein tinggi dapat menyebabkan penglihatan buram, kedipan cepat, dan otot mata berkedut, terutama jika tubuh kurang cairan.
5. Sakit kepala akibat putus kafein
Konsumsi terus-menerus membuat tubuh bergantung pada kafein. Jika asupan dihentikan mendadak, bisa muncul sakit kepala karena pembuluh darah otak menyempit.
Ahli sepakat, istirahat cukup lebih efektif daripada menambah kopi.
“Tidak ada yang bisa menggantikan tidur. Perubahan kecil seperti menghindari kopi larut malam atau menjadwalkan waktu istirahat di perjalanan bisa membuat perbedaan besar,” ujar Gibson.
Keseimbangan tetap kunci. Kopi memang membantu jika dikonsumsi wajar, tetapi bahaya kopi berlebihan justru bisa membahayakan diri dan pengguna jalan lain. (P-Khalied M)














