PRIORITAS, 5/12/25 (Jakarta): Bahlil Lahadalia, Menteri ESDM sekaligus Ketum Partai Golkar menanggapi pernyataan Menko Pemberdayaan Manusia (PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin soal tobat nasuha. Bahlil menilai Cak Imin juga perlu melakukan tobat nasuha dan evaluasi diri. Demikian informasi yang diterima BeritaTakTikInfo.com.com, Jumat (5/12/25).
“Kalau pertobatan nasuha, Cak Imin juga pertobatan nasuha-lah, semuanya ya. Oke ya? Semua kita semua harus apa ya… ya evaluasi diri, ya,” ucap Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/12/25) seperti dilansir dari detik.com.
Sebelumnya Cak Imin diketahui salah satunya mencolek nama Bahlil soal taubat nasuha seusai bencana banjir-longsor di Sumatera. Namun, menurut Bahlil, yang dapat memerintah hanya Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau saya kan, presiden saya kan Pak Presiden Prabowo. Yang bisa di kabinet, yang bisa perintah saya Pak Presiden Prabowo,” tegasnya.
Dikatakan Bahlil, dirinya fokus menjalankan apa yang sudah menjadi tugasnya. Yang bisa memerintah dirinya hanyalah Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, salah satu perintah Prabowo saat ini adalah menangani bencana alam di Sumatera. Ia tengah fokus menjalankan perintah tersebut.
“Dan saya fokus untuk menjalankan urusan rakyat dan apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Saya lagi urus-urusan di lokasi bencana,” ucapnya.
Sebelumnya Menko PM sekaligus Ketum PKB Cak Imin diketahui mengajak tiga menteri melakukan tobat nasuha setelah bencana terjadi di Sumatera. Ajakan Cak Imin itu disampaikan dalam acara ‘Workshop Kepala Sekolah Untuk Program SMK Go Global’ di Bandung, Senin (1/12/25).
“Hari ini saya berkirim surat, Menteri Kehutanan, Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup, untuk sama-sama evaluasi total seluruh kebijakan, policy, dan langkah-langkah kita. Sebagai wujud komitmen dan kesungguhan kita sebagai pemerintah. Bahasa NU-nya taubatan nasuha,” jelas Cak Imin seperti dilihat di akun YouTube Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Rabu (3/12/25).
“Kiamat bukan sudah dekat, kiamat sudah terjadi, akibat kelalaian kita sendiri. Semoga yang sedang mengalami musibah segera mendapatkan bantuan, keluarga, dan kesabaran selalu menyertai kita semua. Amin ya rabbal alamin,” kunci Cak Imin. (P-*r/am)
Â














