Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok/CNBC)
PRIORITAS, 8/9/25 (Jakarta): Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara mengenai turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bertepatan dengan perombakan kabinet Presiden Prabowo serta pelantikannya sebagai pengganti Sri Mulyani di posisi Menkeu.
Purbaya menjelaskan, pelemahan IHSG hari ini dipicu karena para investor belum terlalu mengenalnya, ditambah tekanan dari perlambatan ekonomi dan berbagai faktor eksternal lainnya.
“Selama ini ada perlambatan ekonomi karena berbagai hal dan keributan demo-demo itu sebetulnya karena sebagian masyarakat mungkin merasa ekonomi melambat dan tertekan,” ucap Purbaya kepada wartawan, Senin (8/9/25).
Kondisi ekonomi secara luas
Dirinya juga menegaskan akan bekerja maksimal untuk membalikkan kondisi ekonomi secara luas dan pasar keuangan menjadi lebih baik dengan cepat.
Ia menambahkan, penurunan IHSG saat pelantikannya bersifat sementara karena investor belum mengenalnya, dan diyakini akan segera pulih dalam waktu dekat.
“Dalam seminggu dua minggu IHSG pasti akan balik. Kalau IHSG anjlok biasa mungkin (investor) merasa takut,” imbuh Purbaya.
Meski demikian, mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut menegaskan, dirinya merupakan orang yang sudah lama di pasar.
“Saya 15 tahun lebih di pasar. Jadi saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi,” ujar Purbaya.
Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan intraday sesi kedua, Senin (8/9/25), jelang reshuffle dan pelantikan menteri baru kabinet Prabowo Subianto
Sebelumnya IHSG masih zona hijau
Pada pukul 15.43 WIB, IHSG turun 0,63 persen ke posisi 7.818,12. Tekanan semakin dalam hingga lebih dari satu persen pada pukul 15.47 WIB, sebelum akhirnya ditutup melemah 1,28 persen atau turun 100,5 poin di level 7.766,85 pada akhir sesi kedua. Sebelumnya, sebelum kabar reshuffle mencuat, IHSG masih berada di zona hijau dengan kenaikan 45,60 poin atau 0,58 persen ke level 7.912,95 saat penutupan sesi pertama.
Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Pengumuman itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/25).
“Atas berbagai pertimbangan masukan dan evaluasi yang dilakukan terus menerus oleh bapak presiden, maka pada sore ini sekaligus bapak presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian,” ujarnya.
Berikut adalah daftar kementerian yang menterinya diganti:
1. Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
2. Kementerian Keuangan
3. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
4. Kementerian Koperasi
5. Kementerian Pemuda dan Olahraga
“Untuk keenam, kementerian yang kami sebutkan, satu adalah kementerian yang baru (Kementerian Haji), lima adalah kementerian yang terjadi perubahan susunan yang menjabat, maka pada sore ini akan dilakukan pelantikan di Istana Negara,” katanya.
“Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga keputusan ini membawa kebaikan bagi bangsa, negara, dan masyarakat,” lanjut Prasetyo. (P-*r/Zamir Ambia)














