PRIORITA, 21/5/24 (Jakarta):
Lifter angkat besi peraih medali perak Olimpiade 2016 dan 2020, Eko Yuli Irawan saat ini fokus menjalani pemulihan cedera lutut jelang tampil di Olimpiade Paris 2024.
Bila jadi tampil di Olimpiade Paris, ini berarti Eko Yuli untuk
kelima kali akan berlaga di Olimpiade sejak terjun pada 2008 Beijing pada pesta olahraga terbesar di dunia itu.
“Persiapannya sejauh ini berlatih untuk pemulihan total angkatan yang memang belum pulih dari kualifikasi lalu. Di sisi lain saya masih di tahap pemulihan cedera lutut dan sampai saat ini sudah membaik,” kata Eko Yuli.
Saat ini kondisi Eko Yuli Irawan telah pulih 70 persen dan menjalani latihan di pelatihan nasional (pelatnas) tim angkat besi Indonesia yang berlangsung di Markas Komando Lanmar, Jakarta, Senin (20/5/24).
“Saya harap mencukupi pemulihannya dan berjalan terus untuk memperbaiki target angkatan dan cedera,” ujarnya.
Saat ini Eko memang sedang menjalani pemulihan dengan melatih otot-otot kecil di sekitar lutut agar lebih kuat untuk menahan beban.
“Sekarang kalau cederanya belum pulih jadi nanti tidak bisa maksimal karena takutnya kambuhan lagi. Jadi sekarang fokus untuk pemulihan dulu sementara untuk angkatan menyesuaikan kondisi lutut dulu,” kata peraih medali perunggu di Olimpiade Beijing 2008 itu.
Atlet berusia 34 tahun tersebut akan tampil di nomor 61 Kg. Ditanya mengenai target di ajang kelimanya, Eko berharap memperoleh medali namun juga didasarkan pada persiapan ke depan terutama terkait dengan kondisinya.
“Dengan kondisi saat ini saya berharap bisa memperoleh medali namun untuk medalinya apa kita lihat di hari H nanti. Karena semua yang turun di Olimpiade ingin medali apalagi yang sudah memperoleh medali juga ingin memperoleh lebih lagi,” ujarnya.
Cabang angkat besi di Olimpiade Paris 2024 akan mulai dipertandingkan pada 7 Agustus. Saat ini selain Eko Yuli Irawan, tim Merah Putih juga telah memastikan satu tiket melalui lifter Rizki Juniansyah yang turun di nomor 73 kg. (P-ANT/wr) —- foto ilustrasi istimewa














