Jenazah staf KBRI ditembak di Peru tiba besok

Terkait

Evaluasi perlindungan diplomat

Peristiwa ini mengguncang jajaran Kemlu RI. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Anis Matta menyatakan tragedi penembakan Zetro menjadi momentum evaluasi sistem perlindungan untuk diplomat dan staf Indonesia di luar negeri.

Menurutnya, perlindungan menjadi TakTikInfo.com utama karena diplomat sering ditempatkan di wilayah rawan kriminalitas. Evaluasi ini diharapkan mencegah kasus serupa menimpa staf perwakilan Indonesia di negara lain.

Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus mengawal investigasi di Peru. Kemenlu juga menjamin seluruh proses pemulangan jenazah hingga prosesi pemakaman di Tanah Air berjalan tanpa hambatan.

Data kasus diplomat di luar negeri

Berdasarkan catatan Kemlu RI, ada lebih dari 1.800 staf diplomatik Indonesia yang bertugas di 132 perwakilan luar negeri. Dari jumlah itu, sekitar 20 persen berada di kawasan dengan tingkat kriminalitas tinggi.

Sejak 2020, tercatat lima kasus serius yang menimpa staf KBRI maupun KJRI di berbagai negara, mulai dari perampokan, ancaman senjata, hingga percobaan penculikan. Tragedi penembakan Zetro menjadi kasus pertama yang menewaskan diplomat Indonesia dalam lima tahun terakhir.

Kemlu RI menegaskan evaluasi perlindungan akan mencakup penempatan tenaga keamanan tambahan, pelatihan mitigasi risiko, serta koordinasi lebih intensif dengan aparat setempat. (P-Khalied M)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini