Kelapa mulai kembali jadi primadona, Imipas tanam serentak 360 ribu bibit

Terkait

PRIORITAS, 13/9/25 (Jakarta):  Kelapa (Cocos nucifera) kini mulai kembali menjadi primadona di Indonesia.

Selain dinilai sebagai tanaman multifungsi bagi masyarakat, harga kelapa mentah saja sudah semakin tinggi di pasar internasional..

Itulah sebabnya Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) melakukan penanaman sebanyak 360 ribu bibit pohon kelapa serentak di seluruh Indonesia.

Seperti dikutip BeritaTakTikInfo.com.com, hari Sabtu (13/9/25), penanaman serentak ini dipimpin langsung Menteri Imipas, Agus Andrianto, di Kawasan Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng).

Jajaran Imigrasi dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia juga mengikuti kegiatan itu secara virtual melalui video conference.

Program tanam kelapa ini merupakan dukungan Kementerian Imipas terhadap Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Menteri Agus menuturkan Indonesia sedang melakukan hilirisasi kelapa.

“Penanaman 360.000 ini diinisiasi oleh Pak Sukmo Harsono, mantan Duta Besar Indonesia di Panama. Beliau sekarang ini kalau ga salah ditunjuk sebagai Kasatgas Hilirisasi Kelapa,” jelas Menteri Agus.

500 hektar lahan

Dia lalu menuturkan Direktur Tanaman Pangan Kementan Yudi Sastro sempat menanyakan soal kemungkinan penyediaan 500 hektare lahan di Nusakambangan untuk menanam kelapa.

Menteri Agus lalu menanyakan hal tersebut kepada Kalapas Kelas I Batu, Nusakambangan, selaku koordinator wilayah Nusakambangan, Irfan.

“Dan tadi kalau Pak Dirjen Tanaman Pangan menyampaikan kalau ada 500 hektare kira-kira di Nusakambangan, sanggup nggak Pak Irfan, ada 500 hektare nggak?” tanya Menteri Agus, tulis Detik.com.

Rata-rata 1 hektar biasanya ditanam 200 bibit kelapa. Jika 500 hektar lahan yang tersedia, dapat ditanam 100 ribu kelapa.

Ia berharap dapat merealisasikan permintaan Bapanas dengan kerja sama yang ada. Saat ini jumlah bibit kelapa yang ditanam di Kawasan Nusakambangan sejumlah 25.889 pohon, tersebar di pinggir-pinggir jalan utama.

“Mudah-mudahan kerjasama antara Kementerian Pertanian, Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan didukung Bapanas tentunya, nanti akan merealisasikan penanaman di lahan 500 hektare,” jelas Menteri Agus. (P-Jeffry W)

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini