PRIORITAS, 1/5/24 (Chengdu): Tim putra Indonesia memastikan tampil sebagai juara grup C fase kualifikasi Piala Thomas seusai menumbangkan juara bertahan India 3-1.
Kepastian Tim Thomas Indonesia setelah pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengalahkan Dhruv Kapila/Sai Pratheek dua set lamgsung 22-20, 21-11 dalam tempo 38 menit di Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Rabu (1/5/24) malam WIB.
Leo/Daniel terlihat lebih unggul bila dibandingkan dengan pasangan India ini.
Namun, pada awal gim pertama, kedua pasangan masih sama-sama mencari pola permainan apa yang cocok untuk menghadapi lawan masing-masing.
“Di gim pertama memang cukup ketat, tapi kita coba pelan-pelan dan tidak boleh terbawa dengan tempo lawan dan tetap fokus,” kata Leo saat ditemui setelah pertandingan.
“Kami tidak kaget, hanya saja kemampuan mereka masing-masing juga terbilang baik. Tapi kami mencoba fokus dan lebih mengontrol,” ujar Daniel.
Sebelumnya Jonatan Christie telah membuat unggul Indonesia 2-1 atas India. Jojo menundukkan Lakshya Sen melalui pertarungam tiga game, 21-18, 16-21, 21-17 dalam tempo 75 menit.
“Pastinya tidak gampang melawan Lakshya Sen karena dari empat pertemuan terakhir walaupun saya menang, menangnya melalui rubber terus. Dan itu tidak mudah, apalagi tadi sempat tegang juga saat menonton Bagas/Fikri. Karena kalau mereka kalah, itu pasti akan memengaruhi pertandingan selanjutnya,” ungkap Jonatan saat ditemui usai pertandingan.
Gim pertama berlangsung ketat bagi kedua pemain, tetapi Jonatan memiliki kontrol dan ketenangan yang lebih baik. Meskipun sama-sama berada di bawah tekanan karena memikul tanggung jawab sebagai penentu keunggulan sementara, Jonatan akhirnya merebut gim pertamadengan skor 21-18.
Pada gim kedua, kedudukan malah berbalik untuk Sen yang dengan mudah mengumpulkan angka demi angka. Sang juara All England Open 2024 terlihat cukup kesulitan untuk menemukan ritme permainan dan bola-bola yang ia lancarkan malah tidak menguntungkan bagi dirinya sendiri.
Sen pun kemudian memaksakan adanya rubber game setelah membungkus kemenangan 21-16 .
Di set penentu kembali berlangsung sengit, namun Jonatan berusaha tenang dan bermain dengan lebih sabar. Taktik itu pun berbuah manis dan Jonatan membawa Indonesia menang 21-17 sehingga Indonesia unggul 2-1 atas India.
Sebelumnya, Indonesia sempat tertinggal 0-1. Anthony Ginting kalah dari tunggal putra pertama India HS Prannoy melalui rubber game dengan skor 21-13, 12-21, 12-21 dalam tempo 61 menit.
Namun pasangan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri menyamakan kedudukan tim putra Indonesia atas India 1-1 pada fase grup C Piala Thomas 2024.
Bagas/Fikri menang atas pasangan unggulan India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty melalui dua gim langsung dengan skor ketat 24-22, 22-24, 21-19 dalam tempo 76 menit.
“Alhamdulillah bisa menang, memberikan poin untuk Indonesia. Permainan dari awal sampai akhir memang sengit dan susah untuk mencari poin,” ujar Fikri. (P-/ANT/wr) —- foto ilustrasi istimewa














