PRIORITAS, 9/9/25 (Jakarta): Menurut ahli gizi klinis Anshul Singh dari Artemis Hospitals, usus dan otak memiliki hubungan yang nyata. Kesehatan usus berdampak langsung pada fungsi otak.
Ahli gizi asal India itu menyampaikan terorinya. “Usus anda menghasilkan zat kimia seperti serotonin dan dopamin yang berdampak langsung pada suasana hati, stres dan kejernihan mental,” katanya.
“Mengonsumsi makanan yang tepat dapat membuat usus anda lebih sehat yang dapat membantu kesehatan mental anda,” tambah Singh, dikutip Antara dari Hindustan Times, Senin (8/9/25) dan dilansir BeritaTakTikInfo.com Selasa (9/9/25).
Berikut sederet makanan yang baik untuk kesehatan usus dan otak.
Yoghurt. Minuman hasil fregmentasi ini kaya dengan probiotik yang dapat menyeimbangkan bakteri di usus, dan berkaitan dengan penurunan kecemasan dan suasana hati.
Pisang. Buah yang kaya dengan vitamin B6 dan probiotik alami. Itu membantu tubuh memproduksi serotonin dan menjaga energi tetap stabil.
Ikan berlemak. Ikan yang kaya omega-3 mampu menurunkan peradangan dan dikenal melawan depresi dan membuat otak bekerja lebih baik.
Cokelat hitam. Kandungan antioksidan dan zat kimia di dalam cokelat hitam (dark chocolate) membuat otak melepaskan endorfin yang menurunkan stres dan membuat merasa lebih baik.
Buah beri. Buah ini dikenal kaya antioksidan yang melindungi sel-sel otak dari stres dan membantu meredakan gejala depresi.
Sayuran hijau. Sayuran kaya dengan folat dan magnesium yang membantu kerja neurotransmitter dan mengurangi rasa lelah dan perubahan suasana hati.
Biji-bijian dan kacang-kacangan. Keduanya baik untuk otak dan menurunkan stres karena mengandung lemak sehat, protein, magnesium.
Teh hijau. Mengandung l-theanine yang menenangkan pikiran tanpa membuat mengantuk serta membantu rileks, mengurangi stres dan meningkatkan fokus.
Makanan fermentasi. Kaya dengan probiotik yang baik untuk kesehatan usus dan berdampak langsung pada kejernihan pikiran. (P-Rebecca WT)














