Tunjangan rumah DPRD capai Rp79 juta, publik kecewa berat

Terkait

Terkesan ironis

Peneliti Formappi, Lucius Karus, menilai tunjangan perumahan anggota DPRD terkesan ironis. Ia menyoroti kenyataan bahwa anggota DPRD biasanya sudah berdomisili di daerah mereka bekerja.

“Anggota DPRD itu hampir pasti sudah berdomisili di daerah tempat mereka bekerja dan biasanya sudah punya rumah. Jadi tidak masuk akal ketika mereka diberikan tunjangan rumah yang besar, padahal jelas tidak dipakai untuk menyewa rumah. Ironinya, ketika menerima tunjangan rumah, justru tidak digunakan sesuai peruntukannya,” jelas Lucius.

Di tengah tekanan ekonomi masyarakat, nilai tunjangan ini menimbulkan kesan ketidakadilan. Publik menuntut wakil rakyat tidak hanya menikmati fasilitas, tetapi benar-benar merasakan denyut nadi kehidupan warga. (P-Khalied M)

Silahkan Bergabung ke WhatsApp Channel kami untuk mendapatkan update berita setiap hari. Ayo bergabung klik disini --> Channel TAKTIKINFO.com

Viral

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Headline News

spot_img

Terkini